Kemenag Cilacap: Kampung Laut Jadi Pilot Project Kampung Zakat

CILACAP, NUCOM — Kantor Kementerian Agama Kabupaten (Kemenag) Cilacap akan merencakanan Kampung Laut Jadi Pilot Project Kampung Zakat, hal itu mengemuka dalam rapat koordinasi program Kampung Zakat pada Jumat (20/2/2026) di Ruang Rapat Kemenag Cilacap.
Rapat ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran zakat dalam pemberdayaan ekonomi umat di wilayah Cilacap.
Kepala Kemenag Cilacap Pimpin Rapat
Suasana rapat berlangsung khidmat dan produktif. Para peserta duduk mengelilingi meja rapat dengan didampingi bendera Merah Putih dan bendera Kemenag.
Rapat dipimpin langsung oleh *Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Cilacap, H. Aziz Muslim, S.Ag., M.Pd.I. Hadir pula Penyelenggara Zakat Wakaf Kemenag Cilacap beserta jajaran, serta perwakilan dari Baznas Kabupaten Cilacap dan LAZ se-Kabupaten Cilacap.
Evaluasi, Akselerasi, dan Pilot Project Baru
Dalam rakor tersebut memahas tiga poin penting terkait program Kampung Zakat:
- Evaluasi Program di Banjarwaru
Tim mengevaluasi pelaksanaan Kampung Zakat yang sudah berjalan di Desa Banjarwaru. Keberhasilan dan kendala di lapangan menjadi bahan perbaikan ke depan. - Akselerasi di Nusawungu
Pembahasan dilanjutkan untuk mempercepat realisasi program Kampung Zakat di wilayah Nusawungu agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. - Wacana Pilot Project di Kampung Laut
Kemenag Cilacap juga membuka wacana menjadikan Kampung Laut sebagai lokasi pilot project Kampung Zakat berikutnya. Ini diharapkan bisa menjawab tantangan ekonomi masyarakat pesisir.
Dari Mustahik Menjadi Muzakki
H. Aziz Muslim menyampaikan, program Kampung Zakat tidak hanya soal penyaluran bantuan. Tujuan utamanya adalah *pemberdayaan ekonomi masyarakat secara produktif*.
“Program Kampung Zakat diharapkan dapat membantu memberdayakan potensi ekonomi masyarakat, dengan bantuan yang bersifat produktif, hingga para mustahik mampu menjadi muzakki nantinya,” jelasnya.
Dengan skema produktif, bantuan zakat diharapkan bisa menjadi modal usaha, pelatihan keterampilan, hingga pendampingan. Sehingga penerima manfaat tidak hanya terbantu sesaat, tapi mandiri secara ekonomi jangka panjang.
Program ini menjadi salah satu wujud nyata Kemenag Cilacap dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat.***(IHA)





