Awal Sya’ban 1444 H Jatuh Pada Rabu Wage 22 Februari 2023 M

NU CILACAP ONLINE – Awal Sya’ban 1444 H Jatuh Pada Rabu Wage 22 Februari 2023 M, demkian ikhbar dari Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui surat resminya.

Isi ikhbar atau pengumuman penetapan awal sya’ban 1444 H oleh Lembaga Falakiyah PBNU berdasarkan Surat Keputusan Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama nomor 002/SK/LFPBNU/X/2022 lampiran butir 1 poin (g).

Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengumumkan:

1. Telah dilaporkan penyelenggaraan rukyatul hilal pada Senin Pahing 29 Rajab 1444 H/20 Februari 2023 M. Laporan tiap lokasi rukyat yang menyelenggarakan rukyatul hilal pada saat ini terlampir. Tidak ada lokasi yang melihat hilal.

II. Sebagai tindak lanjutnya maka awal bulan Sya’ban 1444 H bertepatan dengan Rabu Wage 22 Februari 2023 M (mulai malam Rabu) atas dasar istikmal

Artikel Terkait

III. Mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan partisipasi Nahdliyin dalam rukyatul hilal ini.

IV. Jajaran Lembaga Falakiyah PWNU dan PCNU se-Indonesia diharapkan bertindak aktif untuk menyebarluaskan pengumuman awal bulan Sya’ban 1444 H ini kepada warga Nahdlatul Ulama khususnya jajaran pengurus di wilayah/cabangnya masing-masing.

Seiring telah masuknya Almanak Hijriyyah Nahdlatul Ulama ke awal Sya’ban 1444 H,maka Lembaga Falakiyah PBNU mengajak kita semua untuk membaca doa:

اللهم بارك لنا في رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلْغْنَا رَمَضَانَ

Artinya: “Ya Allah berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban. Sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan.”

Ikhbar Awal Sya’ban 1444 H jatuh pada Rabu Wage 22 Februari 2023 M melalui Surat Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang ditandatangani oleh KH Drs Sirril Wafa MA (Ketua) dan  H Asmui Mansur S.Kom (Sekretaris).

Berdasarkan data di Lembaga Falakiyah PBNU, bahwa ketinggian hilal di seluruh Indonesia sudah positif. Artinya, hilal berada di atas ufuk pada saat matahari terbenam. Namun, tinggi hilal dan sudut elongasi belum memenuhi kriteria imkan rukyah NU, yaitu tinggi 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. Artinya, hilal kemungkinan besar tidak terlihat. Dengan begitu, maka akan bulan Rajab 1444 H akan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal).

Karena ikhbar istikmal, maka awal bulan Sya’ban terjadi pada Rabu (22/2/2023). Sementara nisfu Sya’ban akan bertepatan juga pada hari Rabu (8/3/2023). Selamat memasuki bulan Sya’ban, semoga kita semua mendapatkan berkah bulan Sya’ban.

Baca juga Sya’banan, Ruwahan, Sadranan Dalam Tuntunan Nabi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button