Gallery

9 Makna Logo Konfercab NU Cilacap Tahun 2018, Apa Saja?

Logo Konfercab NU Cilacap disiapkan dan dibuat oleh Panitia, di dalamnya terdapat 9 makna yang tersurat. Apa saja 9 makna dari Logo Konfercab NU Cilacap tahun 2018? Berikut penjelasannya:

9 Makna Logo Konfercab NU Cilacap Tahun 2018

  1. Hijau adalah warna tradisional Islam.  NU memaknai warna hijau sebagai kesuburan tanah air Indoensia. Apakah kamu tiada melihat, bahwasanya Allah menurunkan air dari langit, lalu jadilah bumi itu hijau? Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui. (Q.S. Al-Hajj : 63). Warna Hijau pada LOGO ini menunjukkan eksistensi di mana NU berpijak dan bertumbuh di bumi Cilacap.
  2. Ornamen Muktamar Ke-33 NU tahun 2015 ada di bagian bawah dan di bagian atas LOGO, menunjukkan bahwa Konfercab NU Cilacap berpijak dan berpayungkan pada kepada keputusan-keputusan tertinggi Nahdlatul Ulama dalam permusyawaratan tertinggi, yaitu Muktamar.
  3. Sketsa 2 (dua) Gunung menunjukkan identitas lokal tempat pelaksanaan Konfercab NU di wilayah Kecamatan Adipala yang memiliki icon Gunung Selok dan Gunung Srandil. Spintas, lengkung Sketsa membentuk ombak yang menunjukkan keterpaduan antara tanah dan air sebagai nutrisi pertumbuhan agar tetap menghijau.
  4. Kembang Wijaya Kusuma, dikenal sebagai bagian dari Legenda Masyarakat Cilacap. Daingkat menjadi bagian dari LOGO ini, karena NU memiliki karakter kuat dalam memberikan apresiasi atas kearifan dan kekayaan lokal. Lepas dari masalah Legenda, keseluruhan bagian2 dari Kembang Wijaya Kusuma menunjukkan kesatupaduan pilar-pilar organisasi NU (NU, Badan Otonom, Lembaga) sebagai satu kesatuan yang sinergis dan terus bertumbuh dan berkembang
  5. Tulisan Tema Konfercab NU untuk mempertegas visi dan misi PCNU Cilacap yang berbasis keteguhan ideologi, penghargaan atas tradisi dan keharusan menjadi organisasi yang mandiri. Ketiganya, antara ideologi, tradisi (dari pemikiran hingga budaya) dan kemandirian dicanangkan untuk menjadi barometer bersama seluruh pengurus NU, Lembaga, Badan Otonom dan warga NU menuju usia ke 100 tahun (satu abad) NU di tahun 2026.
  6. Bintang Sembilan berwarna kuning emas dengan formasi melengkung menginsyaratkan keniscayaan Organisasi NU untuk melesat menuju usia satu abad. Jumlah 9 bintang menunjukkan “masa 9 tahun” dari tahun 2018 saat ini sampai dengan tahun 2026 nanti.
  7. Lambang NU dalam LOGO ini menunjukkan identitas organisasi NU yang istiqomah dengan Khittahnya, sebagai Jamiyyah Dininiyyah Islamiyyah Ijtimaiyyah. Di puncak satu abad tahun 2026, Organisasi NU tetap dalam bingkainya sebagai Organisasi Ulama yang semakin diperhitungkan di kancah lokal, regional, nasional bahkan internasional.
  8. Bendera Merah Putih berbentuk pita, di bagian atas LOGO, menjadi simbol berpayungnya Organisasi Nahdlatul Ulama di dalam naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, yang menjunjung tinggi Kebinekaan. Diletakkan di atas, sebagai wujud penghargaan Organisasi NU kepada NKRI sekaligus mencerminkan komitmen kebangsaan NU terhadap Republik Indonesia.
  9. Tulisan Konfercab NU Cilacap 2018/1439 menunjukkan pesan informatif tentang kegiatan yang ada dalam LOGO ini, sekaligus ihtiar PCNU Cilacap untuk menempatkan Pondok Pesantren sebagai pilar Nahdlatul Ulama. P.P. Raudlatul Huda Welahan Wetan Adipala dipilih sebagai Tuan Rumah Konfercab NU, sebagai wujud konsistensi PCNU Cilacap dalam mengawal dan merealisasikan Keputusan Organisasi, yaitu Keputusan Muskercab NU II tahun 2017.

Demikian 9 Makna Logo Konfercab NU Cilacap Tahun 2018, semoga bisa menginspirasi semakin kuatnya Organisasi NU sebagai Jamiyyah Islamiyyah yang bermanhaj Aswaja, Ahlussunnah wal Jamaah.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

four × 4 =

Back to top button