Peringati 100 Tahun Harlah NU versi Masehi, NU Cilacap Gelar Silaturahmi Akbar 10 Ribu Kader Penggerak

NU Cilacap Online — Sebanyak 10 ribu kader dan penggerak Nahdlatul Ulama (NU) Cilacap akan mengikuti Silaturahmi Akbar dalam Peringati 100 Tahun Hari Lahir (Harlah) NU versi Masehi yang akan digelar di Lapangan Alun-alun Gandrungmangu, pada Sabtu (31/1/2026) mendatang.
Tema Kegiatan
Kegiatan mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia” akan menjadi momentum konsolidasi organisasi NU yang membumi dan mengakar rumput.
Pasalnya silaturahmi akbar ini tidak sekadar sebagai ajang seremonial, melainkan medium ruang penguatan komitmen kebangsaan dan ke-NU-an para kader.
Adapun pemilihan Gandrungmangu sebagai lokasi kegiatan memiliki nilai strategis, khususnya dalam upaya dakwah NU di Kabupaten Cilacap.
Komponen yang Terlibat
Dalam agenda kegiatan yang akan dihadiri kader NU dari berbagai wilayah Cilacap ini, dijadwalkan mulai pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai melibatkan seluruh komponen jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU, MWCNU, kelembagaan NU, serta seluruh badan otonom NU.
“Kami ingin menegaskan bahwa NU Cilacap tetap setia menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan bangsa,” ujar Basit Nuha, salah satu panitia lokal dari perwakilan MWCNU Gandrungmangu, dalam keterangannya usai akbar pada Rabu, (28/1/2026) malam.
Dia menjelaskan bahwa tema Menuju Peradaban Mulia diangkat sebagai respons atas tantangan zaman yang semakin kompleks.
Menurutnya, kader NU dituntut tidak hanya menjaga tradisi keagamaan, tetapi juga mampu berperan aktif dalam menjawab persoalan kemanusiaan, ekonomi kerakyatan, serta perkembangan teknologi tanpa kehilangan identitas ke-santriannya.
“Mengawal kemerdekaan berarti memastikan negara ini tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga luhur secara peradaban dan akhlak, terangnya.
Pantauan Lapangan
Pantauan lapangan menunjukkan persiapan infrastruktur kegiatan telah memasuki tahap akhir.
Panitia juga telah berkoordinasi dengan senua pihak termasuk kepolisian dan Dinas Perhubungan setempat guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, mengingat dengan ribuan peserta termasuk simpatisan.
Selain konsolidasi organisasi, silaturahmi akbar ini juga diproyeksikan menjadi magnet bagi warga Nahdliyin karena akan hadir sejumlah ulama kharismatik dan tokoh nasional.
Panitia berharap kegiatan ini dapat menghasilkan rekomendasi strategis, khususnya dalam penguatan ekonomi umat di tingkat lokal, sekaligus mempererat jejaring kader NU di tingkat desa yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan NU kepada masyarakat.
Aksi Kejadugan Banser
Sementara itu dalam apel akbar tersebut akan dipertunjukkan beberapa aksi fisik terkait kekuatan metafisik kejadugan dan kesehatan alternatif yang disiapkan oleh Barisan Ansor Serbaguna (Banser) demikian Kepala Kesatuan Koordinator Cabang (Kasatkorcab) X 26 Hadi Mustofa mengonfirmasi ke meja redaksi NUCOM.
“Seribuan Banser kita siapkan mengikuti kegiatan apel akbar, selain aksi kekuatan “jamberareka” seluruh kesatuan akan menampilkan kebolehannya, keilmuannya, kejadugannya, bahkan sejak pra acara sudah kita agendakan dengan acara Kopdar bersama Satkornas Banser untuk peningkatan kapasitas SDM kebanseran,” aku Kasatkorcab Banser Hadi Mustofa.
7 Satsus Banser
Perlu diketahui berdasarkan Peraturan Organisasi (PO) GP Ansor, Banser memiliki satuan khusus (satsus) yang dirancang untuk mengemban tugas spesifik.
Adapun satsus terdapat 7 Satuan Khusus Banser utama yakni;
- Densus 99 Asmaul Husna (Detasemen Khusus 99): Bertugas mengamankan program-program keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
- Bagana (Banser Tanggap Bencana): Berfungsi dalam penanggulangan bencana, relawan, dan tanggap darurat.
- Balakar (Banser Relawan Kebakaran): Berfungsi dalam penanggulangan bahaya kebakaran dan evakuasi.
- Balantas (Banser Lalu Lintas): Berfungsi dalam penanganan lalu lintas, transportasi jalan, dan ketertiban jalan.
- Basada (Banser Husada/Kesehatan): Bertugas dalam bantuan kemanusiaan di bidang kedokteran, kesehatan, dan norma hidup sehat.
- Baritim (Banser Maritim): Berfungsi dalam pengamanan wilayah perairan dan pesisir.
- Banser Protokoler: Bertugas dalam pengaturan tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan dalam acara-acara resmi. Selain satuan khusus tersebut, terdapat juga unit internal seperti Corps Provost Banser yang bertugas menegakkan disiplin dan etika internal. (IHA)





