PC GP Ansor Cilacap Gelar Turba, Perkuat Barisan Kader dan Dorong Kemandirian Organisasi

NU Cilacap Online – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor) Cilacap menggelar Turba (Turun ke Bawah) ke seluruh kader Ansor se-Kabupaten Cilacap pada Sabtu – Sabtu (9/8/2025 – 6/9/2025). Kegiatan ini dilaksanakan berbasis koordinasi wilayah (korwil) dengan enam titik pelaksanaan.
Turba diawali dari Korwil 1 di MA SMART Kroya, berlanjut ke Korwil 2 di Gedung Serbaguna PRNU Glempang Maos, Korwil 3 di Aula Balai Desa Tritih Wetan Jeruklegi, Korwil 4 di SMA PGRI 04 Gandrungmangu, Korwil 5 di MTs Ell Firdaus 2 Kedungreja, dan berakhir di Korwil 6 bertempat di Sekretariat Bersama MWCNU Karangpucung.
Ketua PC GP Ansor Cilacap, Ahmad Fajri Nida atau akrab disapa Gus Fani, menegaskan bahwa turba bukan sekadar agenda koordinasi dan konsolidasi organisasi, melainkan juga upaya mempererat hubungan emosional antar-kader.
“Melalui turba ini, kami memastikan bahwa kader Ansor se-Kabupaten Cilacap tetap dalam satu barisan dan satu komando,” ujar Gus Fani.
Mengenal BUMA 26 Store
Dalam rangkaian turba, PC GP Ansor Cilacap juga mensosialisasikan Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) “26 Store”, sebuah unit usaha yang bergerak untuk memperkuat kemandirian organisasi. Usaha ini bergerak di bidang merchandise organisasi baik untuk lembaga maupun banom di bawah naungan NU.
Direktur BUMA “26 Store”, Amnul Bari, menjelaskan bahwa pihaknya juga menggandeng Bank Panin Dubai Syariah untuk menyediakan program dana talangan haji tanpa jaminan dengan skema angsuran terjangkau. Program ini bagi anggota Ansor maupun masyarakat umum yang ingin memperoleh porsi haji namun terkendala pendanaan.
“Pada bulan Agustus saja sudah ada 20 orang yang mendaftar. Padahal program ini belum resmi dilaunching. Antusiasme warga NU dan anggota Ansor sangat tinggi. Ke depan, kami mengajak seluruh PAC GP Ansor se-Cilacap ikut berkontribusi membentuk pengurus BUMA guna memperkuat kemandirian organisasi,” terang Amnul Bari.

Penguatan Aturan Organisasi dan Digitalisasi
Selain bidang ekonomi, agenda turba juga membahas pentingnya disiplin dalam menjalankan aturan organisasi. Materi yang disampaikan meliputi pembaruan PD/PRT, Peraturan Organisasi, dan regulasi dari Pimpinan Pusat GP Ansor.
Beberapa poin penting yang ditekankan antara lain soal masa khidmah pengurus, batas usia kader, standar pendidikan kaderisasi, hingga tertib administrasi dan penomoran surat. Hal ini penting untuk membangun organisasi yang lebih tertib, disiplin, dan modern.
Selain itu, PC GP Ansor Cilacap juga mensosialisasikan program SiApps (Sistem Aplikasi Ansor) yang diluncurkan oleh Pimpinan Pusat GP Ansor. Aplikasi ini dirancang untuk mempercepat proses pendataan anggota serta mempermudah distribusi informasi ke seluruh kader.
“Setiap kader Ansor diharapkan memiliki akun SiApps dan melengkapi formulir pendataan anggota melalui aplikasi tersebut,” tandasnya.
Rangkaian turba di enam korwil disambut antusias oleh pengurus dan kader di semua tingkatan. Agenda ini diharapkan menjadi solusi sekaligus momentum untuk menjadikan GP Ansor Cilacap semakin inovatif, produktif, dan mandiri.
Dengan langkah ini, GP Ansor Cilacap ingin memastikan jalinan organisasi dari pusat hingga ke ranting tetap solid, serta menghadirkan kader-kader yang siap berkhidmah, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Penulis: Chanifur Rochman Sekretaris PC GP Ansor
Editor: Khayaturrohman





