Mahasiswa BK UNUGHA Kunjungan Edukatif ke Panti Asuhan

NU CILACAP ONLINE – Sebanyak 21 mahasiswa semester 6 Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap melaksanakan kunjungan edukatif ke Panti Asuhan PKS Muhammadiyah Purwokerto pada Sabtu pagi (15/6).

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran lapangan mata kuliah Psikologi Keluarga dan Problematikanya yang dibimbing langsung oleh dosen terkait Heny Kristiana Rahmawati, M.Pd.I.

Kunjungan ini bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam memahami dinamika psikologis dan sosial anak-anak yang tumbuh dalam pengasuhan non-biologis.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi ajang penerapan pendekatan edukatif dan konseling yang relevan.

Acara dimulai pukul 08.30 WIB dengan pembukaan oleh MC Nadya Chumairoh, diikuti sambutan dari  Hudoyono selaku perwakilan panti, dan dari pihak mahasiswa oleh Anisaul Amalia. Suasana hangat dan penuh empati terasa sepanjang kegiatan.

Mahasiswa kemudian menyampaikan materi bertajuk ‘Maskulinitas Positif’, yang dibawakan kolaboratif oleh Zidna Riizqi Kamila, Teni Khusyaeni, dan Rezi Nur Fitriana. Baca juga Mahasiswa BK UNUGHA Cilacap Gelar Edukasi Psikologis

Materi ini mengajak anak laki-laki memahami bahwa keberanian dan kepedulian adalah wujud maskulinitas sejati, bukan kekerasan atau dominasi. Baca juga Pelantikan Bersama BEM FKIP Unugha Optimalkan Organisasi

Kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif ‘Siapa Cepat Dia Menang’ dalam tiga babak yaitu kuis, tebak stereotip, dan praktik aksi maskulinitas positif. Anak-anak panti tampak antusias dan aktif berpartisipasi. Baca juga UNUGHA Cilacap dan UNU Purwokerto Sepakat Kerjasama

Dari pengamatan dan wawancara singkat, mahasiswa menemukan bahwa pola pengasuhan di panti cenderung demokratis dengan penekanan pada kedisiplinan, nilai agama, dan kemandirian.

Anak-anak merasa dihargai dan dicintai melalui perhatian pengasuh dan dukungan sesama penghuni.

Acara ditutup dengan sesi refleksi bersama, dokumentasi, dan penyerahan kenang-kenangan. Kegiatan ini memperkaya pemahaman mahasiswa tidak hanya secara akademis, tetapi juga secara emosional dan sosial.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar bahwa pendidikan sejati juga berarti hadir dan peduli terhadap realitas sosial di sekitar kita,” ujar Heny Kristiana menutup kegiatan.

Kontributor: Ulil Albab
Editor : Naeli Rokhmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button