Kota Majenang, Pewaris Peradaban Daya Luhur

NU Cilacap Online — Tanggal 3 Februari 1879 adalah penanda kesadaran kolektif sejarah Kota Majenang — Sebuah cermin perjalanan panjang yang tumbuh dari akar peradaban lama bagi pewaris wilayah Daya Luhur.
Perjalanan itu bermula dari para leluhur yang membabat alas Kubang Tapen, membangun peradaban dengan kerja keras dan pengorbanan di tepi rawa Gebang Kuning.
Hingga kemudian Majenang tumbuh dan dikenal sebagai sebuah kota di tahun itu. Kemudian jejak sejarah tersebut dijaga oleh generasi penerusnya, yang merawat Majenang melewati perubahan zaman, dari masa kolonial hingga era kemerdekaan NKRI.
Kami sebagai bagian dari satu kesatuan budaya, kami memandang Kota Majenang hari ini sebagai penerus nilai, laku, dan warisan yang telah tumbuh jauh sebelum kota ini bernama.
Dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan budaya, mari kita dorong Majenang menuju MAPAN: Maju, Aktif, Produktif, Aman, dan Nyaman. Sebagai warisan yang bermartabat bagi generasi masa depan.
“Selamat Hari Jadi Kota Majenang ke-147 (1879 — 2026) Menjaga Amanah Leluhur, Membangun Kejayaan Masa Depan.” (IHA)





