Keutamaan Birrul Walidain atau Berbakti Kepada Orang Tua

NU Cilacap Online – Seseorang yang berbuat baik kepada orang tuanya (Birrul Walidain), maka dia akan mendapat balasan yang sangat besar dari Allah SWT. Bukan hanya di akhirat, namun juga di dunia.

Yakinlah bahwa orang yang berbuat baik kepada orang tuanya, maka anak-anaknya kelak akan berbuat baik pula kepadanya.

Berbakti kepada kedua orang tua merupakan penyebab keberkahan dan menjadi sebab bertambahnya rezeki.

Dari Anas bin Malik RA, bahwa Rasulullah SAW telah bersabda : “Barangsiapa senang dipanjangkan umurnya dan diluaskan rezekinya, maka hendaklah ia berbakti kepada kedua orang tua dan menyambung silaturrahmi”. (HR. Ahmad)

Dan di antara manfaat anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya ialah, mereka akan masuk ke dalam Surga oleh Allah SWT. Namun sebaliknya, anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya, maka ia akan masuk ke dalam neraka.

Barangsiapa yang durhaka kepada orang tuanya, maka baginya dosa!

Artikel Terkait

Hadis Berbakti Pada Orang Tua

Kita semua mengetahui bahwa birrul walidain, berbakti kepada orang tua adalah wajib, barangsiapa yang durhaka maka ia berdosa. Berbakti adalah amalan terbaik serta paling dicintai oleh Allah.

Banyak ayat dan hadits yang menjelaskan akan hal ini. Salah satunya adalah firman Allah Ta’ala :

وَٱعۡبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَلَا تُشۡرِكُوا۟ بِهِۦ شَیۡـࣰٔاۖ وَبِٱلۡوَٰلِدَیۡنِ إِحۡسَـٰنࣰا

“Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua.” (QS. An-Nisa’: 36)

Baca juga Puasa Itu Zakatnya Badan

Syahdan, Sayyidina Ali Zainal Abidin al Husaini adalah salah satu contoh orang shaleh terdahulu yang sangat berbakti kepada kedua orang tuanya. Sampai-sampai, sahabatnya berkata kepadanya,”Engkau adalah orang yang paling berbakti kepada ibumu.Tapi mengapa kami tidak pernah melihat engkau makan bersama dengannya?”

Baca juga Refleksi Birrul Walidain dalam Tradisi Mudik Lebaran

Beliau menjawab,”Ya,karena aku khawatir tanganku mendahului mengambil makan yang telah dilihat dan  hendak dirasakannya sehingga akupun mendurhakainya.”

Semoga kita termasuk anak yang selalu berbakti kepada orangtua kita, baik ketika mereka masih hidup maupun setelah mereka meninggal.

امين امين يارب العلمين

Barakallah.. (iha)

Baca juga Apa Saja Adab dan Etika Berkurban Yang Perlu Diperhatikan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button