Halal Bi Halal dan Rakor RMINU Cilacap Bahas Program Strategis

NU Cilacap Online – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Cilacap menggelar kegiatan Halal Bi Halal sekaligus Rapat Koordinasi (Rakor).  Pada Ahad (29/3/2026) lalu bertempat di kediaman Ketua RMI PCNU Cilacap, KH Ahmad Ashif, Pengasuh Pondok Pesantren Anwarunnajah Kesugihan.

Agenda ini menjadi pertemuan perdana bersama jajaran kepengurusan baru, termasuk para pengurus Pengganti Antar Waktu (PAW) yang dalam waktu dekat akan menerima Surat Keputusan (SK) dari PCNU Cilacap.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan diawali dengan ramah tamah serta sesi perkenalan antara pengurus baru dan Pengurus lama.

Momentum tersebut untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyatukan visi misi dalam menggerakkan organisasi di masa mendatang.

Dalam rapat koordinasi, dua program strategis menjadi pembahasan utama. Program pertama adalah Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), hasil kerja sama RMI PWNU Jawa Tengah dengan Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang.

Program ini bertujuan memberikan pengakuan formal terhadap pengalaman belajar para santri dan alumni pondok pesantren sehingga dapat diakui dalam jenjang pendidikan resmi.

Program Kuliah RPL

Ketua RMI PCNU Cilacap, KH Ahmad Ashif, menegaskan bahwa program RPL diharapkan mampu menarik perhatian lembaga pendidikan Islam seperti TPQ, Madrasah Diniyah, serta pesantren-pesantren Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyyah.

“RMINU di Cilacap masih menghadapi tantangan strategis untuk lebih dikenal dan diterima secara luas oleh berbagai lembaga pendidikan yang berafiliasi dengan NU” ujar KH Ahmad Ashif.

Program kuliah Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk santri, asatidz, alumni dan pengasuh pondok pesantren memungkinkan pengakuan pengalaman belajar (madrasah/pesantren) serta pengalaman kerja menjadi SKS, sehingga studi S1 lebih cepat dan terjangkau hanya 1,5 tahun / 3 semester.

“Program ini diakui pemerintah (Kemendikbudristek) dan bertujuan meningkatkan kualifikasi akademik tenaga pendidik serta santri sehingga studi S1 lebih cepat dan terjangkau” imbuhnya.

Program kedua yang adalah program dari PBNU, yaitu “Pesantren Digdaya”, dalam kesempatratn ini  RMI PCNU Cilacap ditunjuk sebagai pilot project.

Program ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas pesantren dalam aspek kelembagaan, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Informasi lebih lanjut mengenai ketentuan dan persyaratan Program kuliah RPL di kampus UNWAHAS maupun administrasi kelembagaan dapat diperoleh dengan menghubungi langsung Pengurus RMI PCNU Cilacap.

Dengan terselenggaranya Halal Bi Halal dan rapat koordinasi ini, RMI PCNU Cilacap berharap seluruh jajaran pengurus dapat bekerja lebih solid, sinergis, dan berkomitmen dalam menjalankan program-program strategis demi kemajuan pesantren NU di Kabupaten Cilacap.

Penulis: Rofik Khiarullah

Edtor: Khayaturrohman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button