UNUGHA dan STAI Sufyan Tsauri Ikuti Konferensi di Malaysia

NU CILACAP ONLINE – Universitas Nahdlatul Ulama Al-Ghazali (Unugha) Cilacap dan Sekolah Tinggi Agama Islam Sufyan Tsauri (STAI) Majenang, Cilacap mengikuti Konferensi Karya Ilmiah di Malaysia.

Kegiatan akan berlangsung di Universitas Sains Islam Malaysia (USIM) dan Universitas Sultan Zainal Abidin Terengganu Malaysia mulai dari tanggal 16 sampai dengan 20 Maret 2023.

Keduanya, Unugha dan Sekolah Tinggi Agama Islam Sufyan Tsauri  (STAI) merupakan perwakilan Perguruan Tinggi Islam (PTI) di Jawa Tengah yang mengikuti Konferensi Karya Ilmiah di Malaysia bersama dengan 25 PTI Jateng lainnya.

Unugha sendiri mengirimkan dua orang delegasi yakni Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Dr. Umi Zulfa dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Fahrurrozi.

MOU dengan USIM

Pada konferensi tersebut Dr Umi Zulfa menyampaikan presentasi berjudul Independent Curriculum Management Based on The Character Of Al-Ghazali. Sedangkan Fahrurrozi mempresentasikan Peran Sosial Perempuan Kampung Laut.

Sementara STAIS Majenang diwakili oleh Wakil Ketua II Bidang Adiministrasi Umum, Perencanaan dan Keuangana STAIS Majenang Dr Masngudi.

Saat dikonfirmasi NU Cilacap Online, Wakil Rektor I UNUGHA Dr Umi Zulfa mengungkap bahwa keikutsertaan Unugha pada kegiatan tersebut merupakan bagian dari real MOU dengan USIM.

“Kita mengikuti kegiatan international conference di USIM bersama PT lain, sebagai bagian dari kegiatan real MOU dengan pihak USIM,” ungkap Umi Zulfa.

Lebih lanjut Umi Zulfa mengatakan hal ini agenda ini tahunan.sekaligus sebagai jalan bagi Unugha melakukan internasionalisasai  Unugha.

“MOU ini akan ditindaklanjuti dengan saling bertukar invite speaker, joint research, joint writer dan lain-lain di Tri dharma PT. Sekaligus sebagai jalan Unugha dalam melaksanakan program internasionalisasi Unugha menuju inspiring-world class university.

Mutu Perguruan Tinggi

Ketua Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (FPTKIS) Jawa Tengah Tantowi dalam keterangan tertulisnya di Kuala Lumpur, Kamis, 16/3/2023 sebagimana dilansir kantor berita Antara mengatakan ada 48 orang dari 27 perguruan tinggi Islam yang tergabung dalam FPTKIS yang mengikuti konferensi tersebut.

Disampaikan Tantowi, keikutsertaan mereka merupakan upaya untuk meningkatkan mutu perguruan tinggi di bawah naungan Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (Kopertais) X Jateng.

“Dengan kolaborasi ini diharapkan (kita) dapat mencapai kemajuan bersama, terutama kampus-kampus Islam Jawa Tengah,” ujar dia.

Dia menambahkan bahwa pergaulan internasional penting sekali dalam dunia pendidikan.

“Kita wajib membangun jaringan ini, karena ini salah satu modal dalam pergaulan global yang dapat kita tularkan kepada dosen dan mahasiswanya di kampus masing-masing. Sementara, yang terdekat dulu tetangga kita Malaysia, dan segera kita agendakan kawasan Australia dan Eropa. Itu komitmen kami,” kata Tantowi.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Kuala Lumpur Prof Dr Muhammad Firdaus yang menerima rombongan ​​​​​​​FPTKIS Jateng mengatakan KBRI sangat terbuka dalam hal kerja sama.

Beberapa sekolah di bawah binaan Atdikbud dan sanggar bimbingan, yang merupakan sarana pendidikan non-formal, dapat digunakan untuk kuliah kerja nyata (KKN) atau magang.

Kerjasama Pendidikan

Pada konferensi itu, para peserta mendiskusikan isu strategis seputar peluang dan kerja sama pendidikan di antara kedua negara, yang diharapkan dapat menjadi jembatan untuk menjangkau lebih banyak kawasan Malaysia.

Selain pimpinan dari 27 perguruan tinggi tersebut, kegiatan itu juga diikuti Sekretaris Koordinator Perguruan Tinggi Islam (KOPERTAIS) X Jawa Tengah Ruswan Thoyib. yakni Sekolah Tinggi Agama Islam Kendal, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Pemalang, IIM Surakarta, Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen, Universitas Wahid Hasyim Semarang, Universitas Sultan Fatah Demak, Sekolah Tinggi Agama Islam Pati, Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayat Lasem, Sekolah Tinggi Agama Islam Grobogan, Sekolah Tinggi Agama Islam Brebes, Sekolah Tinggi Agama Islam An Nawawi Purworejo, dan Sekolah Tinggi Agama Islam Walisembilan Semarang.

Selain itu, ikut serta pula perwakilan dari Sekolah Tinggi Agama Islam Syubbanul Wathon Magelang, Sekolah Tinggi Agama Islam Syeikh Jangkung Pati, Sekolah Tinggi Agama Islam Purworejo, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Putra Bangsa Tegal, Universitas Darul Ulum Islam Sudirman Ungaran, Sekolah Tinggi Agama Islam Ki Ageng Pekalongan dan Universitas Ngudi Waluyo. (IHA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button