Mengupas Tiga Filosofi Pendidikan, Catatan LPTNU Cilacap

NU CILACAP ONLINE – Ada tiga filosofi pendidikan tinggi yang menjadi catatan Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Cilacap Shoiman Nawawi. Artikel ini ditulis sebagai jawaban LPTNU dalam andilnya menjawab permasalahan dunia pendidikan pada abad kedua Nahdlatul Ulama.

Resepsi satu abad Nahdlatul Ulama (NU) telah terlaksana di Stadion Gelora Delta Sidoarjo selama 24 jam pada Selasa (7/02/2023).

Pada resepsi tersebut, terdapat beberapa hal yang disoroti dalam perjalanan NU satu abad ini. Salah satunya, yakni kegigihan NU melawan penjajah hingga kini Indonesia telah merdeka. Di awal abad kedua ini, NU menegaskan bahwa musuh tak kasat mata di Indonesia belum terberantas. Musuh tersebut adalah rendahnya dan belum meratanya kualitas pendidikan di Indonesia.

Sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Ahmad Suaedy menyampaikan dalam Webinar Komunitas Sevima di Peringatan Satu Abad NU pada Senin (6/02/2023) bahwa jumlah perguruan tinggi kita cukup banyak, sampai pelosok pun ada.

Sayangnya kualitas masih ada kesenjangan. Kondisi di Jawa dan Papua masih jauh sekali, dan masih banyak kampus yang saat ini berfokus mengejar ranking, bukan memperbaiki kualitas pendidikan tinggi.

Maka dari itu, sebagai bagian dari resepsi satu abad NU, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama akan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional. Penyelenggaraan Rakernas ini sebagai wadah bagi NU untuk merumuskan filosofi pendidikan tinggi di awal abad kedua ini.

Baca juga

Rakernas LPTNU merupakan kegiatan formal NU di bidang pendidikan tinggi. Maka dalam Rakernas, LPTNU perlu menentukan arah ke depan untuk pendidikan.

Rakernas LPTNU dan Konferensi PTNU sendiri akan diselenggarakan pada 8 – 10 Maret 2023 berlokasi di Kota Medan, Sumatera Utara. Rakernas kali ini mengusung tema, “Merawat Jagad, Membangun Peradaban dengan Ilmu, Pengetahuan, dan Teknologi.”

Tiga Filosofi Pendidikan Tinggi

Masih kata Suaedy, ada tiga filosofi pendidikan yang hendak dibangun NU untuk pendidikan tinggi. Tiga filosofi tersebut, yakni platform pendukung, landasan kebijakan, dan pemanfaatan teknologi informasi.

“Bagaimana agar PTNU tidak ketinggalan dari yang lain tanpa mengatakan harus mengejar, makanya PTNU harus punya platform, landasan kebijakan, serta memanfaatkan teknologi”

Salah satu cirinya santri nanti punya ilmu agama yang baik tapi tidak kalah dari sisi teknologi. Supaya makin memperkuat mobilitas sosial, santri ketika lulus bisa masuk ke perusahaan, pemerintahan, bahkan berkibar di dunia internasional karena mampu menguasai teknologi.

Menyikapi rencana Rakernas tersebut, LPTNU Cilacap mendukung proses yang dilakukan oleh LPTNU pusat untuk memajukan LPTNU di seluruh Indonesia. Tidak terkecuali Universitas Nahdlatul Ulama Al-Ghazali (UNUGHA) Cilacap yang menjadi bagian dari pendidikan tinggi NU.

Di abad kedua NU ini, UNUGHA seyogyanya dapat lebih maju dan berkembang terutama dalam bidang sains dan teknologi. UNUGHA menjadi harapan kita semua agar mampu menjadi wahana bagi para akademisi, cendekiawan, praktisi untuk berkembang.

Selain itu, LPTNU Cilacap juga mendukung seluruh proses yang dilakukan PCNU Cilacap untuk memajukan lembaga-lembaga pendidikan maupun non pendidikan. Misalnya, LP Ma’arif, Lembaga Perekonomian, Banser, IPNU IPPNU, dan banom-banom lainnya. Salah satunya menyelenggarakan kegiatan Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Cilacap pada bulan Maret nanti.

Terakhir, LPTNU Cilacap mendukung akan proses tersebut, dan berharap mengawali abad ke dua NU dengan seluruh LPTNU maju dan berkembang, terkhusus juga UNUGHA Cilacap. UNUGHA Cilacap menjadi pusat pengembangan sains dan teknologi. Menjadi rujukan dan tujuan pendidikan tinggi (melanjutkan kuliah) bagi generasi NU.

Artikel berjudul Mengupas Tiga Filosofi Pendidikan Tinggi, Catatan LPTNU Cilacap ini ditulis oleh Ketua LPTNU Cilacap H Shoiman Nawawi yang juga Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unugha Cilacap. (IHA/Zidni Choiron Nafi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button