RMI PCNU Cilacap Hadiri Halaqah RMINU Jateng di Sragen: Perkuat Peran Pesantren sebagai Pilar Bangsa

NU Cilacap Online – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Cilacap mengirimkan delegasi resmi dalam kegiatan Halaqah dan Naharul Ijtima’ yang diselenggarakan RMI PWNU Jawa Tengah di Pondok Pesantren Walisongo, Sragen, Sabtu (11/4/2026).
Delegasi dipimpin Wakil Ketua RMI PCNU Cilacap, KH Rohmatulloh, S.Pd., bersama Sekretaris KH Muhammad Salman Alfarisi serta Kiai Muhammad Tohar selaku pengurus Bidang Kelembagaan, Tata Kelola, dan Madrasah Diniyah.
Kegiatan tersebut mengusung tema penguatan peran pesantren sebagai tulang punggung bangsa dan penjaga persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam forum halaqoh, Ketua RMI PWNU Jawa Tengah menegaskan bahwa pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi pilar strategis dalam pembangunan karakter bangsa.
Halaqoh ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi pengurus RMI se-Jawa Tengah untuk merumuskan langkah taktis menghadapi tantangan zaman, khususnya dalam tata kelola kelembagaan dan kemandirian pesantren.
Menjaga Sanad Keilmuan Pesantren
Pada sesi Naharul Ijtima, Prof. Dr. KH Said Aqil Siroj, MA., hadir sebagai pembicara utama. Ia menekankan pentingnya menjaga sanad keilmuan serta peran santri dalam merawat moderasi beragama.
Sementara itu, tokoh nasional Mahfud MD dalam kesempatan terpisah juga menyoroti peran strategis Nahdlatul Ulama (NU) melalui jaringan pesantren dalam menjaga keutuhan bangsa dan merawat nilai-nilai kebangsaan.
“Kehadiran kami dari Cilacap merupakan bentuk komitmen untuk menyinkronkan program wilayah ke tingkat cabang. Kami membawa semangat agar pesantren di Cilacap semakin tertata secara administrasi dan kelembagaan tanpa meninggalkan jati diri salaf,” ujar KH Rohmatulloh.
Sekretaris RMI PCNU Cilacap, KH Muhammad Salman Alfarisi menambahkan, hasil halaqoh akan segera ditindaklanjuti dalam program kerja di tingkat cabang.
“Fokus utama pada penguatan bidang kelembagaan dan madrasah diniyah. Termasuk peningkatan tata kelola pesantren yang lebih profesional dan berdaya saing” kata KH Salman
Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya peran pesantren dan madrasah diniyah di bawah naungan PCNU Cilacap sebagai benteng ideologi sekaligus penguat nilai keislaman dan kebangsaan di tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung khidmat dan di tutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, serta diakhiri dengan silaturahmi (mushafahah) antar pengasuh pondok pesantren se-Jawa Tengah.
Keikutsertaan ini diharapkan semakin memperkuat kontribusi RMI PCNU Cilacap dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) santri di wilayahnya.
Penulis: Rofik Khiarullah
Edtor: Khayaturrohman





