Membingkai Kenangan Umrah Bersama Al Ma’wa

NU CILACAP ONLINE – Suasana hangat dan haru menyeruak di kompleks Gedung Pusdiklat PCNU Cilacap pada Selasa (3/11/2026). Di bawah terik matahari siang, armada bus NUTrans perlahan memasuki halaman gedung kebanggaan warga Nahdliyin tersebut. Begitu pintu bus terbuka, satu per satu jamaah umrah Al Makwa NU Tour and Travel melangkah turun, disambut pelukan hangat dan tangis bahagia dari keluarga yang telah setia menunggu sejak pagi.
Rombongan jamaah yang baru saja menyelesaikan ibadah umrah sejak akhir Oktober lalu tersebut tampak letih, namun raut kebahagiaan tak bisa disembunyikan. Di antara barisan jamaah, terlihat Ketua PCNU Cilacap, KH Paiman Sahlan, didampingi sang istri, Hj Qurrotul Aini. Senyum syukur memancar dari wajah beliau saat menyapa jajaran pengurus PCNU dan keluarga yang menyambutnya.
Keramaian kian terasa saat bagasi bus dibuka. Staf Al Makwa dengan sigap memilah puluhan koper serta dus berisi air zamzam. Dengan tertib, para jamaah menunggu namanya dipanggil oleh pengurus Al Makwa Tour and Travel, Arif Himawan, untuk menerima koper, air zamzam, dan piagam penghargaan umrah. Baca juga Jihad Santri Tanam 1000 Pohon Tegaskan Peduli Lingkungan
Fasilitas Bintang Lima dan Pelayanan Sepenuh Hati
Keberangkatan rombongan yang berjumlah 90 orang kali ini dibimbing langsung oleh Ketua LDNU Cilacap, KH Muslihun Azhari. Kepada NU CILACAP ONLINE dia mengungkapkan kepuasan serta rasa bahagianya dapat mendampingi para jamaah selama di Tanah Suci.
“Jamaah sangat senang dan puas. Kami mendapatkan fasilitas hotel bintang lima dengan penawaran harga setara bintang empat. Mulai dari akomodasi hotel, perjalanan, hingga proses pembimbingan ibadah berjalan sangat luar biasa,” tutur KH Muslihun Azhari.
Imam besar Masjid Agung Darussalam Cilacap ini pun mengajak warga Nahdliyin di wilayah Cilacap untuk tidak ragu memilih Al Makwa NU Cilacap sebagai sarana perjalanan ibadah ke Tanah Suci.
Membangun Ekosistem Kemandirian Ekonomi Organisasi
Setelah prosesi penyambutan di halaman usai, kegiatan dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan doa bersama di ruang sekretariat PCNU Cilacap yang dipimpin langsung oleh KH Paiman Sahlan.
Dalam kesempatan tersebut, KH Paiman memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja Al Makwa Tour and Travel. Menurutnya, Al Makwa bukan sekadar biro perjalanan umrah biasa, melainkan representasi nyata dari dakwah bil hal (dakwah dengan aksi nyata). Baca juga Tiga Program Unggulan PCNU Cilacap Tahun 2026 Apa Saja?
“Jamaah dilayani dengan aman, nyaman, dan terpercaya. Di sisi lain, setiap rupiah yang dikeluarkan jamaah akan berputar kembali untuk organisasi membiayai dakwah, pendidikan, serta meningkatkan kesejahteraan warga NU di akar rumput. Ini adalah cara kita membangun sistem agar warga NU bisa beribadah dengan tenang sekaligus ikut membesarkan jam’iyyah-nya sendiri,” tegas KH Paiman.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa Al Makwa dan armada transportasi NUTrans merupakan bagian dari unit usaha BUMNU PCNU Cilacap yang sangat strategis. Sinergi antara Al Makwa dan NUTrans memperlihatkan bagaimana ekosistem ekonomi internal organisasi dapat saling mendukung.
“Kita berangkat menuju Jakarta diantar hingga dijemput kembali oleh NUTrans. Ini adalah wajah baru kemandirian NU yang kita impikan bersama, dimulai dari langkah mulia, melayani umat untuk beribadah,” tambahnya.
Senada dengan Ketua PCNU, Komisaris Al Makwa, H Ratinudin, menegaskan komitmen Al Makwa dalam menjaga kualitas layanan dan transparansi bisnis.
“Sebagai biro travel yang bonafid dan berizin resmi, Al Makwa membuat terobosan berani dengan mengeluarkan jadwal jemaah hingga 6 bulan sebelum keberangkatan. Hal ini membuktikan kesiapan, komitmen, serta sikap adaptif biro travel NU ini dalam merespons pasar umrah yang sangat luas di Kabupaten Cilacap,” ujar Ratinudin.
Melalui integrasi layanan ibadah Al Makwa dan transportasi NUTrans, PCNU Cilacap membuktikan bahwa langkah menuju kemandirian ekonomi organisasi bukan lagi sekadar wacana, melainkan kenyataan yang menghadirkan keberkahan bagi seluruh jamaah dan warga Nahdliyin. (Naeli Rokhmah)





