Makesta Komisariat Nurul Huda, Kuatkan Fondasi Kader dari MTs

NU CILACAP ONLINE – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Karangpucung melaksanakan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Komisariat MTs Nurul Huda Ciporos pada Sabtu-Minggu, (10-11/10)
Ketua PAC IPPNU, Rini Hijahyanti menyampaikan bahwa makesta terlihat seperti hanya kegiatan biasa yang isinya materi. Tetapi, dari sinilah calon generasi penerus NU dididik. Calon generasi penerus NU lahir.
Menurutnya, makesta hanya perjalanan kecil seorang pelajar, tetapi dalam jangka panjang memiliki dampak yang besar. Karena orang-orang hebat dimulai dari langkah kecil.
“Salah satu yang menjadi tujuan makesta adalah menjadikan pelajar aswaja. Kita berkumpul, menyusun kegiatan bukan hanya sekedar formalitas ataupun untuk mendapatkan sertifikat saja. Tapi disinilah kita dididik menjadi pelajar yang berpahamkan aswaja, menjadi pelajar yang bisa memberikan manfaat untuk lingkungan sekitar kita,” tegasnya.
Rini juga menegaskan mengapa kegiatan ini harus berjuang sejak MTs. Karena MTs adalah pondasinya. Ketika di MTs pondasinya kuat, tentu ketika di SMA atau kuliah dan beranjak ke banom yang lebih dewasa bisa menjadi kader yang militan yang tidak mudah goyah
Sementara itu, Kepala MTs Nurul Huda Karangpucung, Hardiko, memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan kaderisasi tingkatan pertama bagi pelajar NU tersebut. Pihak sekolah berharap kegiatan ini terus berlanjut secara konsisten dan menunjukkan peningkatan kualitas dari tahun ke tahun. Baca juga Makesta IPNU IPPNU Cilacap Selatan Siapkan Generasi NU
Hardiko menekankan bahwa MAKESTA bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wadah kawah candradimuka yang berharga dalam membentuk karakter, disiplin, dan memperdalam pemahaman keagamaan serta Ke-NU-an bagi para siswa.
“Untuk anak-anakku sekalian kelas 8, silakan kalian ikuti kegiatan yang dimulai hari ini sampai dengan besok dengan baik. Insyaallah dan pasti ini merupakan kegiatan yang sangat berharga dan menambah pengalaman buat kalian, terutama di Ke-NU-an,” pesannya di hadapan para peserta.
Lebih lanjut, Hardiko memberikan motivasi bagi para pengurus dan kader muda NU, sebuah analogi tentang keteguhan dan perjuangan dalam berorganisasi.
“Panjenengan kalau diibaratkan kapal, kapal yang hebat bukanlah kapal yang berdiri dengan tegak di pelabuhan. Tapi kapal yang hebat itu adalah kapal yang tetap berdiri tegak meskipun dihantam oleh badai dan menghantam karang. Silakan ini sebagai bahan inspirasi, mudah-mudahan akan lebih baik dan lebih berjaya lagi di masa yang akan datang,” pungkasnya.
Di akhir sambutan, Hardiko menghimbau para peserta untuk senantiasa menjaga kesehatan, mengatur waktu istirahat, serta mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai agar mendapatkan keberkahan.
Kontributor: Nesy Faska Maulidia
Editor: Naeli Rokhmah





