Solid, Sikap PCNU Se-Jawa Tengah Pilih Lirboyo Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35, Ini Alasannya

NUCOM, Cilacap — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Cilacap bersama 27 PCNU se-Jawa Tengah memilih Lirboyo Kediri jadi lokasi penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU pada 1–5 Agustus 2026 mendatang, Ini alasannya.

Pernyataan sikap diutarakan oleh Ketua PCNU Cilacap, H Paiman Sahlan, M.Pd menyusul keterangan pers yang disampaikan Ketua PCNU Kebumen, Dr. H. Imam Satibi, M.Pd.I, dan Ketua PCNU Pemalang, Kiai Abu Joharudin Bahry, M.Hum., Senin, (6/7/2026).

Pernyataan tersebut merupakan aspirasi kolektif dari 28 cabang NU di wilayah Jawa Tengah yang telah dikonfirmasi secara utuh.

Adapun PCNU yang menyatakan sikap dukungan tersebut adalah: 1. PCNU Rembang. 2. PCNU Kabupaten Semarang. 3. PCNU Purbalingga. 4. PCNU Pemalang. 5. PCNU Batang. 6. PCNU Kabupaten Magelang. 7. PCNU Kota Tegal. 8. PCNU Kabupaten Tegal. 9. PCNU Kabupaten Pekalongan. 10. PCNU Grobogan. 11. PCNU Banyumas. 12. PCNU Banjarnegara. 13. PCNU Brebes. 14. PCNU Temanggung. 15. PCNU Salatiga.  16. PCNU Cilacap. 17. PCNU Karanganyar. 18. PCNU Kota Pekalongan. 19. PCNU Kendal 20. PCNU Sragen. 21. PCNU Kebumen. 22. PCNU Kota Magelang. 23. PCNU Wonosobo. 24. PCNU Purworejo. 25. PCNU Sukoharjo. 26. PCNU Solo. 27. PCNU Demak. 28. PCNU Jepara

Baca juga: Muktamar NU ke-35 Mengerucut, Tambakberas Vs Jagakarsa: “Ruh Pesantren Vs Efisiensi Kesiapan Teknis

Dalam pernyataan resminya, PCNU menegaskan bahwa dukungan ini merupakan hasil pencermatan serius terhadap surat resmi dari Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Nomor: 001/G/AZM/P2L/V/2026 tanggal 19 Mei 2026 perihal kesiapan menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU.

“Mencermati surat resmi dari pihak pesantren, maka Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama se-Jawa Tengah menyatakan dengan sungguh-sungguh memberi dukungan terhadap Pondok Pesantren Lirboyo Kediri sebagai tempat penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama,” demikian keterangan resminya.

Sedikitnya ada lima pertimbangan mendasar yang melatarbelakangi sikap dukungan dari 28 PCNU se-Jateng:

  1. Pondok Pesantren Lirboyo merupakan pondok pesantren besar yang menjadi representasi keberhasilan pesantren NU sekaligus dapat menjadi best practice bagi pesantren lainnya.
  2. Pesantren Lirboyo dinilai memiliki fasilitas yang memadai dan mendapatkan dukungan penuh dari pesantren-pesantren besar NU di berbagai daerah.
  3. Kehadiran Lirboyo sebagai tuan rumah diharapkan dapat menjadi ajang studi banding bagi seluruh pengunjung muktamar NU dalam mengelola kemajuan pesantren.
  4. Dukungan ini juga didasari adanya kesanggupan secara tulus ikhlas dari pihak Pondok Pesantren Lirboyo untuk mengemban amanah sebagai tuan rumah.
  5. Meyakini bahwa Muktamar ke-35 NU 2026 akan lebih terjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat mencederai jalannya muktamar, mengingat kuatnya iklim kepesantrenan dan nilai-nilai keagamaan yang tertanam di lingkungan Lirboyo.

Pilihan terhadap Lirboyo adalah bentuk penghormatan terhadap peran strategis pesantren dalam menjaga marwah, ukhuwah, dan kemaslahatan jam’iyah Nahdlatul Ulama secara luas.

“Kami juga mengawal agar muktamar nanti berlangsung adil, bermartabat, dan kondusif tanpa ada pihak yang dirugikan,” tegas mereka.

Pernyataan sikap dari 28 PCNU se-Jateng bentuk soliditas struktur cabang dalam menentukan arah hajatan besar organisasi ke depan. (IHA)

Baca juga: Jakarta Digadang Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35, Rais Syuriyah PWNU DKI Jakarta Lebih Pilih Lirboyo, Mengapa?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button