Siti Rokhmah Ketua Terpilih PAC FATAYAT NU Gandrung

NU CILACAP ONLINE – Siti Rokhimah resmi terpilih sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Gandrung untuk masa khidmat 2025–2028. Melalui voting, Siti Rokhimah resmi terpilih setelah mengantongi 30 suara mengungguli tiga orang kandidat lainnya.

Pemilihan ketua menjadi salah satu agenda penting Konferensi Anak Cabang (Konferancab) PAC Fatayat NU Gandrung yang berlangsung pada Minggu (21/9/2025) di Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gandrung.

Dalam proses pemilihan yang dilakukan melalui mekanisme voting, Siti Rokhimah yang sebelumnya menjabat sebagai Bendahara PAC Fatayat NU Gandrung berhasil meraih 30 suara, mengungguli tiga kandidat lainnya. Usai terpilih, ia menyampaikan pidato perdananya di hadapan peserta konferensi.

“Mari kita saling bekerja sama untuk melanjutkan perjuangan Fatayat NU Gandrungmangu. Tugas kita selanjutnya adalah menjaga serta mensukseskan program-program yang telah dirumuskan. Maka dengan bismillah, kita bersama-sama berkhidmat di Nahdlatul Ulama melalui badan otonom Fatayat NU,” ungkapnya.

Atas terpilihnya Siti Rokhimah, Ketua Fatayat NU Cilacap, Tun Hbaibah, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi. Baca jjuga Ini Rangkaian Agenda Hari Santri PCNU Cilacap

“Selamat kepada sahabat Siti Rokhimah atas terpilihnya sebagai Ketua PAC Fatayat NU Gandrungmangu. Beliau adalah salah satu kader terbaik. Insyaallah dari sini akan lahir kader-kader terbaik berikutnya,” ucapnya. Baca juga Sah! Aris- Zulfa Nahkoda Baru IPNU IPPNU Cilacap

Dengan terpilihnya kepemimpinan baru, diharapkan Fatayat NU Gandrung semakin solid, berdaya, dan mampu menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat. Tun Habibah juga berpesan agar Fatayat memiliki program konkret yang bersinergi dengan pemerintah.

“Di PC Fatayat Cilacap tidak hanya ngurusi  tahlil dan Yasin. Itu memang amaliyah wajib yang harus dilestarikan. Tetapi kami juga melaksanakan program seperti pap smear, pengobatan gratis, pelatihan, hingga bantuan untuk keluarga stunting. Selain itu, Fatayat hadir untuk melindungi perempuan agar tidak tertindas maupun termarjinalkan, termasuk dalam persoalan TKI di dalam maupun luar negeri,” jelasnya.

Tun Habibah menambahkan, dengan dilantiknya PR dan PAR, Fatayat Gandrungmangu siap berkhidmat di NU. Ia berpesan agar para pengurus senantiasa mendapat bimbingan dan doa dari para kiai.

“Fatayat harus berkhidmat, bukan mencari hidup. Bukan menjadi pengurus yang justru menjadi urusan. Mari kita tata hati agar keluarga Fatayat menjadi keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah,” imbuhnya. (Naeli Rokhmah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button