Senandung Ramadhan Warnai Nuzulul Qur’an di Cikarag

NU CILACAP ONLINE – Majelis semaan Alquran mewarnai senandung Ramadhan 1447 di Pesantren Assiqyul Uluum Al-Hajj Cikarag, Kecamatan Cimanggu. Momen ini sekaligus memperingati Nuzulu Qur’an di Masjid Baiturrohman Cikarag.

Dalam rangka menghidupkan suasana Ramadan 1447 H, Madin dan Pesantren Assiqyul Uluum Al-Hajj menggelar kegiatan Sema’an Al-Qur’an untuk memperingati Nuzulul Qur’an pada Jumat, 6 Maret 2026 di Masjid Jami’ Baiturrohman Cikarag.

Kegiatan ini melibatkan dewan asatidz, asatidzah, santri, serta keluarga besar madrasah dan pesantren, juga masyarakat sekitar.

Ramadan selalu menjadi momentum istimewa untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Dalam suasana Senandung Ramadan 1447 H, Madin dan Pesantren Assiqyul Uluum Al-Hajj menghadirkan kegiatan penuh berkah berupa Sema’an Al-Qur’an sebagai bentuk syiar dan penghormatan terhadap turunnya Al-Qur’an.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 6 Maret 2026 tersebut dilaksanakan di Masjid Jami’ Baiturrohman Cikarag. Acara dimulai sejak pagi hari dengan sema’an khusus santri putri, kemudian dilanjutkan setelah salat Jumat dengan sema’an santri putra.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan khataman Al-Qur’an pada waktu Ashar serta buka puasa bersama, yang diharapkan dapat semakin mempererat ukhuwah di antara keluarga besar madrasah, pesantren, dan masyarakat umum. Baca juga Pesantren Kilat PP Asyiqul Hajj Dibuka

Panitia juga mengundang seluruh dewan asatidz dan asatidzah beserta keluarga besar Madin dan Pesantren Assiqyul Uluum Al-Hajj untuk turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Baca juga Bagi Takjil; Kolaborasi GP Ansor Cilacap dengan Gudang Garam

Melalui lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an, diharapkan Ramadan tahun ini semakin penuh keberkahan, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta memperkuat kebersamaan umat. Baca juga Merawat Tradisi, Menyambut Ramadhan; Khidmah Alquran

Ketua Yayasan Assiqyul Uluum Al-Hajj, Kiai Sudarmo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pesantren yang terus aktif mengadakan kegiatan keagamaan, khususnya dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an.

Menurutnya, kegiatan seperti Senandung Ramadan menjadi sarana penting untuk menumbuhkan semangat istiqamah para santri serta para ustadz dan ustadzah dalam menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an.

“Semoga Ramadan 1447 H menjadi momentum untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an dan memperbanyak amal kebaikan,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk “Senandung Ramadan” yang tidak hanya menghadirkan suasana religius, tetapi juga mempererat tali silaturahmi serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis Budi Ariwibowo
Editor: Naeli Rokhmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button