Relawan NU Cilacap Peduli Ikuti Jambore Se-Jateng di Semarang

NU CILACAP ONLINE – NU Cilacap Peduli berpartisipasi aktif dalam kegiatan perehelatan akbar jambore relawan NU Peduli se- Jawa Tengah tahun 2026 di Bumi Perkemahan Harda Walika Kota Semarang. Sebanyak 10 orang relawan berangkat mewakili Cilacap dalam kegiatan inisiasi Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) dan NU Peduli Jawa Tengah.
Sebanyak 10 relawan tangguh perwakilan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cilacap secara resmi diberangkatkan pada Jumat (24/7/2026) dini hari. Pemberangkatan ini bertujuan untuk mengikuti perhelatan akbar Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah Tahun 2026 yang terpusat di Bumi Perkemahan (Buper) Harda Walika, Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Ahad (24–26/7/2026) ini, diinisiasi oleh Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) PWNU Jawa Tengah bersama NU Peduli Jawa Tengah. Mengusung tema besar “Relawan NU Jateng Berkhidmat, Bermartabat Membangun Peradaban”, ajang ini menjadi kawah candradimuka bagi para relawan NU se-Jawa Tengah.
Wakil Ketua PCNU Cilacap yang membidangi NU Peduli, KH Fatkhudin, menyampaikan bahwa 10 orang utusan ini merupakan representasi gabungan dari unsur LPBI, LAZISNU serta lembaga dan Badan Otonom (Banom) NU di tingkat cabang.
“Dengan partisipasi aktif 10 relawan dari PCNU Cilacap ini, kami berharap kapasitas sumber daya manusia di tingkat cabang semakin kuat, terutama dalam melakukan langkah-langkah preventif serta tanggap darurat bencana di wilayah Cilacap dan sekitarnya,” ujar KH Fatkhudin. Baca juga LPBI NU Cilacap Ikuti Jambore Nasional Di Curugsewu Kendal
Respons Bencana dan Penguatan Kapasitas
Penyelenggaraan Jambore Relawan ini menjadi langkah konkret NU dalam merespons tingginya angka kejadian bencana alam. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga akhir Desember 2025, tercatat 3.116 kejadian bencana melanda Indonesia, yang didominasi oleh banjir, cuaca ekstrem, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Melalui jambore ini, para relawan dibekali berbagai peningkatan kapasitas agar mampu bekerja secara terkoordinasi, efektif, dan efisien saat penanganan bencana. Selain itu, forum ini juga ditujukan untuk mempererat silaturahmi antarrelawan NU se-Jateng serta memperkuat kolaborasi lintas sektor baik dengan pemerintah maupun pihak swasta.
Agenda Padat dan Peluncuran NURisk
Rangkaian agenda padat telah menanti para peserta. Pada hari pertama, agenda diawali dengan registrasi, pendirian tenda, apel bersama, hingga sesi kelas besar pada malam hari.
Pada hari-hari berikutnya, delegasi PCNU Cilacap mendalami materi spesifik berbasis klaster, meliputi Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Shelter (Pengungsian), Kesehatan dan Psikososial.
Tidak hanya pembekalan materi, ketangkasan dan kekompakan relawan juga akan diuji dalam ajang fun game simulasi penanganan korban bencana antar-eks karesidenan untuk memperebutkan Piala Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah.
Salah satu output strategis yang paling diantisipasi dalam perhelatan ini adalah peluncuran platform web pendataan NURisk. Aplikasi berbasis digital ini dirancang untuk menyusun basis data relawan NU Peduli se-Jawa Tengah yang memiliki kompetensi teruji di bidang kebencanaan.
Kontributor: Umi Fadilah
Editor: Naeli Rokhmah