Persiapan Calhaj Cilacap 2026 Makin Matang, Kankemenhaj Pastikan Seluruh Proses Berjalan Optimal

NU Cilacap Online – Persiapan keberangkatan calon jamaah haji (Calhaj) Kabupaten Cilacap untuk musim haji 2026 semakin matang. Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kankemenhaj) Kabupaten Cilacap memastikan seluruh proses pembinaan, administrasi, dan koordinasi lintas sektor telah berjalan optimal guna menjamin kenyamanan dan keamanan jamaah.
Kepala Kankemenhaj Kabupaten Cilacap KH Banu Tolib menjelaskan pada Kamis (9/4/2026). Bahwa pembinaan jamaah telah dilakukan secara intensif melalui beberapa program utama.
Manasik haji dilaksanakan sebanyak lima kali, terdiri dari satu kali di tingkat kabupaten dan empat kali di tingkat kecamatan.
Materi yang diberikan meliputi kebijakan pemerintah terkait penyelenggaraan haji, serta bimbingan ibadah baik secara teori maupun praktik. Kegiatan ini diikuti oleh jamaah, Petugas Haji Daerah (PHD), dan pembimbing dari KBIHU.
Selain itu, Kankemenhaj Cilacap juga memberikan pembekalan tugas bagi ketua rombongan (Karom) dan ketua regu (Karu).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan mereka memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dalam mendampingi jamaah selama proses perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji.
“Kami memastikan seluruh jamaah yang akan berangkat telah siap, baik secara administrasi maupun kesehatan,” kata Banu Tolib.
Proses Pemberangkatan Calon Jamaah Haji Cilacap
Koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) juga terus diperkuat. Pemda Cilacap berperan penuh dalam mendukung aspek transportasi, konsumsi, dan keamanan jamaah selama proses pemberangkatan dari daerah menuju embarkasi.
Kasi Bina Haji Kankemenhaj Cilacap Alfi menyebutkan seluruh mekanisme pemberangkatan dari daerah merupakan kewenangan Pemda, dan hingga kini persiapan berjalan lancar.
“Pihak Kankemenhaj menegaskan bahwa seluruh mekanisme pemberangkatan dari daerah sepenuhnya menjadi kewenangan Pemda” ujar Alfi.
Dari sisi administrasi, 100 persen jamaah Cilacap telah siap berangkat, dengan seluruh visa haji telah terbit.
Ia menambahkan jamaah Cilacap tahun ini akan diberangkatkan pada 18 Mei 2026, dan telah terbagi dalam 10 kloter, setelah sebelumnya sempat dilaporkan akan berangkat dalam enam kloter.
“Penambahan ini terjadi karena adanya jamaah cadangan yang naik menjadi jamaah berhak berangkat” imbuhnya
Kankemenhaj Banu Tolib juga memastikan bahwa jamaah yang dapat melakukan pelunasan biaya haji adalah mereka yang sudah dinyatakan istito’ah kesehatan.
“Dalam perjalanannya terdapat beberapa jamaah yang meninggal dunia atau jatuh sakit, sehingga masuk kategori lunas tunda sesuai ketentuan” ujar Banu Tolib
Hingga saat ini, jumlah jamaah Cilacap sebanyak 1288 yang masuk ke dalam pramanifest kloter telah lengkap dan sesuai dengan pembagian kloter terbaru.
Dengan seluruh persiapan yang telah dilakukan, Kankemenhaj berharap proses keberangkatan dan pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
Penulis: Khayaturrohman





