Memperkuat Kompetensi Guru; Mewujudkan Madrasah Global

NUCILACAP ONLINE – Mindset yang terbangun di pikiran kita selama ini tentang madrasah berstandar global adalah madrasah yang telah terakreditasi internasional, memiliki kemewahan fisik dan kecanggihan fasilitas. Madrasah dengan biaya pendidikan yang sangat mahal. Hanya kalangan tertentu yang bisa belajar di madrasah tersebut. Sebagai pendidik di naungan LP Ma’arif NU Cilacap, kami merasa pesimis untuk sampai di titik itu. Kesenjangan fasilitas dan keterbatasan anggaran menjadi hambatan sistemik yang sulit untuk dielakkan.

Sayangnya, kita seringkali hanya fokus pada hal tersebut dan mengabaikan fondasi dasar dari madrasah berstandar global yaitu tentang bagaimana kualitas profesional pendidiknya. Penguasaan Bahasa Inggris menjadi salah satu syarat pokok untuk bisa mencapai target sebagai madasah berstandar global. Sebagai guru Bahasa Inggris, saya menyadari sepenuhnya bahwa terdapat jarak yang cukup jauh antara kapasitas profesional kami dengan tuntutan standar internasional.

Bekerja sama dengan PEARSON

Menyadari hal tersebut, LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah bersinergi dengan Pearson melalui program “English Teacher Development”. Hal ini menjadi langkah cerdas dan solutif dalam upaya peningkatan kapasitas profesional pendidik di bawah naungan LP Ma’arIf NU.

Dalam sambutannya dalam kick off LP Ma’arif NU Jawa Tengah English Teacher Development Teacher (25/7 ) di Semarang, Ketua LP Ma’arif Jawa Tengah yg diwakili oleh Dr. Hidayatun mengatakan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya anak yang kurang kompeten dengan bahasa inggris, sehingga mereka menjadi generasi yg termarjinalkan.

“Latar belakang kenapa kita menggelar acara ini adalah masih banyak terdapat anak yang kompetensi bahasa inggrisnya kurang, akhirnya termarjinalkan baik dunia kerja maupun peluang scholarship ,” katanya.

Kegiatan ini juga berangkat dari kesadaran bahwa pembelajaran yang berkualitas berawal dari guru yang memiliki kecapakan profesional, menjadikan program ini berfokus pada peningkatan kemahiran (proficiency) dan kecakapakan berbahasa para pendidik yang disesuaikan dengan standar baku global.

Melfi Tan, CEO and Founder PT. Medan Pustaka Mas mengatakan seorang guru yang bertumbuh akan melahirkan ratusan murid yang bertumbuh. “Guru itu pengaruhnya sangat kuat terhadap para siswa. Seorang guru yang bertumbuh akan melahirkan ratusan murid yang bertumbuh,” katanya.

Mengutip Kristian Puguh Sulistio, dia mengatakan guru berhenti belajar berhentilah mengajar. Kegiatan ini berlangsung selama tiga bulan, dari bulan Agustus sampai dengan Oktober 2026 secara daring.

Kekhawatiran sebagai guru Bahasa Inggris.

Sebagai guru Bahasa Inggris di MTs Ma’arif Sikampuh Kroya Kabupaten Cilacap sekaligus sebagai peserta dari program ini, saya merasa cemas dan mengalami beban psikologis di tahap awal mengikuti pelatihan.

Meski sudah terbiasa mengajar materi Bahasa Inggris di kelas namun tetap saja muncul perasaan takut dan khawatir saat kami diuji kemahirannya dengan standar baku internassional seperti CEFR (Common European Framework of Reference). Kekhawatiran itu muncul apabila hasil asesmen kami ternyata belum mencapai standar profesional yang diharapkan. Kami kembali duduk sebagai peserta didik dan melepaskan ego sebagai pengajar, menyadari sepenuhnya bahwa kami masih perlu banyak belajar agar kompetensi profesional kami meningkat.

Metode Pelatihan PEARSON

Pada program pelatihan ini, pembelajaran dilakukan secara daring dengan metode sinkronus dan asinkronus. Metode sinkronus dilaksanakan satu kali dalam satu minggu melalui aplikasi Zoom Meeting dengan tutor yang luar biasa kompeten. Dalam pembelajaran asinkronus, kami melakukan pembelajaran secara mandiri dan tidak terikat waktu melalui platform digital yang disediakan Pearson.

Platform ini menyediakan akses materi dan asesmen di setiap lesson dan di akhir unit materi.
Pearson memberikan tolak ukur yang sangat jernih selama proses pembelajaran. Tidak hanya melakukan penilaian secara komprehensif pada empat ketrampilan berbahasa (speaking, listening, reading dan writing) , ketepatan tatabahasa dan kelancaran (fluency) juga menjadi point utama yang dinilai. Pearson terus memacu kami untuk menguasai kosa kata profesional, nuansa komunikasi formal, hingga kefasihan berbahasa.

Penilaian kecakapan berbicara (speaking assesment) menjadi salah satu poin yang sangat penting. Penilaiain terhadap artikulasi, ketepatan intonasi, dan kompleksitas struktur dinilai dengan parameter global sehingga tidak terjadi subjektifitas penilaian. Hal ini menumbuhkan kesadaran bahwa kompetensi bahasa guru harus terlebih dahulu sampai pada level global sebelum mampu membawa siswa kepanggung dunia.

Tindak lanjut setelah pelatihan

Setelah kami selesai mengikuti pelatihan ini nanti akan ditindaklanjuti dengan pendampingan secara bertahap. Pearson memberikan akses pengembangan diri (learning pathway) yang terstruktur dan juga sertifikasi internasional resmi di kahir program.

Program ini juga menciptakan ekosistem belajar yang kolaboratif dan suportif diantara guru Ma’arif. Ekosistem ini menjadi wadah bagi kami untuk melakukan diskusi dalam Bahasa Inggris profesional, saling membantu dalam mengevaluasi tugas, dan memberikan suport saat rekan lain mengalami kendala.

Program pelatihan ini memberikan dampak positif yang nyata bagi peserta itu sendiri dan juga di lingkungan madrasah. Peningkatan kapasitas profesional guru akan diiringi dengan menguatnya atmosefer akademik di madrasah. Bahasa Inggris akan menjelma dari sekedar materi hafalan ujian menjadi media komunikasi yang aktif di madrasah.

Sinergitas bersama Pearson meyakinkan kami bahwa identitas keaswajaan dan kearifan lokal di madrasah Ma’arif dapat terus berjalan beriringan dengan standar kompetensi global. Sertifikat internasional dari Pearson bukan sekedar simbol pencapaian formal tapi bukti komitmen untuk terus belajar dan meningkatkan profesionalisme. Pearson mengantarkan guru madrasah untuk tampil sejajar di panggung global, menuntun langkah generasi Nahdliyin menyapa dunia dengan rasa percaya diri.

Penulis Susi Puji Ningsih, S.Pd (Guru MTs Ma’arif Sikampuh Kroya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button