Mahasiswa UNUGHA Ikuti Touring CTC, Kunjungi Berbagai Tempat Ibadah di Cilacap

NU CILACAP ONLINE – Ikuti Touring CTC (Collaboration and Tolerance Center) inisiasi Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, puluhan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (Unugha) Cilacap melakukan melalui kunjungan ke berbagai tempat ibadah di Kabupaten Cilacap. Mulai dari masjid Agung Darussalam hingga Klenteng Lam Tjeng Kiong di Jalan R.E. Martadinata.

Hari itu, Rabu, 10 November 2025, Mahasiswa UNUGHA Cilacap semester 1 Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas Pendidikan Multikulturalisme dan Moderasi Beragama yang diasuh oleh Fahrur Rozi mengikuti kegiatan kuliah lapangan dengan mengunjungi berbagai tempat ibadah di wilayah Cilacap. Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi antara Kementerian Agama Kabupaten Cilacap dan FKUB Cilacap.

Program tersebut merupakan bagian dari rangkaian Touring CTC (Collaboration and Tolerance Center) yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Kabupaten Cilacap dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 tingkat Kabupaten Cilacap. Selain kunjungan rumah ibadah, kegiatan juga diisi dengan aksi bhakti sosial.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, H. Aziz Muslim, M.Pd.I, melalui Ketua Panitia Hj. Sri Endah Sukmawati, memberikan kesempatan kepada mahasiswa UNUGHA untuk terlibat langsung.

“Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan secara nyata keragaman budaya serta praktik keberagamaan yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia, sekaligus merawat kerukunan dan menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat,” kata Hj. Sri Endah.

Rangkaian Kunjungan

Rombongan memulai perjalanan dari Masjid Agung Darussalam Kauman Cilacap, masjid bersejarah yang berdiri sejak tahun 1776 M. Para mahasiswa diterima oleh Imam sekaligus Ketua Takmir, KH. Muslihun Azhari, S.Ag.

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Klentheng  Lam Tjeng Kiong di Jalan R.E. Martadinata. Klenteng yang dibangun sekitar tahun 1800-an ini menjadi tempat ibadah bagi penganut agama Tri Dharma (Khonghucu, Tao, dan Buddha). Para peserta menerima penjelasan langsung dari pihak pengelola.

Selanjutnya, rombongan menuju Gereja Paroki di Jalan A. Yani dan disambut oleh Romo Carolus OMI yang menjelaskan berbagai kiprah sosial dan kemanusiaan gereja. Gereja Paroki merupakan tempat ibadah umat Katolik.

Dari sana, mahasiswa melanjutkan kunjungan ke Gereja Kristen Jawa (GKJ), tempat ibadah umat Kristen. Mereka disambut oleh seorang pendeta muda perempuan yang memberikan pemahaman terkait pelayanan dan kegiatan jemaat.

Perjalanan berlanjut ke Vihara Nusa Dharma di Jalan Dr. Sutomo. Rombongan diterima langsung oleh Banthe Jagaro, pemimpin vihara. Suasana yang nyaman, bangunan megah, serta ukiran kayu eksotik menjadi pengalaman tersendiri bagi mahasiswa.

Setelah rangkaian kunjungan selesai, mahasiswa UNUGHA kembali ke kampus di Kesugihan. Sementara itu, rombongan dari Kementerian Agama, FKUB, dan unsur lainnya melanjutkan kegiatan ke Pura Mandara Giri di Gunung Selok Srandil dan PRKJ Pasemuan di Desa Adat Adiraja Adipala yang merupakan tempat ibadah penganut kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kegiatan Touring CTC ini diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman multikulturalisme dan memperkuat sikap moderasi beragama pada mahasiswa sebagai generasi muda bangsa.

Kontributor: Fahrurozi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button