Lesbumi Gila! Mohon Doa Restu, Gowes Ontel Demi Muktamar NU ke-35. “Beragama Total, Berbudaya Maksimal”

NUCOM, Balikpapan-Jombang — Semangat Nahdliyin lintas daerah kembali menyala menjelang Muktamar NU ke-35. Gus Wildan Al Hafidz dan Ki Dalang Fery Yuda dua kader Lesbumi Gila asal NU Balikpapan, Kalimantan Timur, mohon doa restu akan melakukan perjalanan uniknya, bersepeda ontel dari Balikpapan menuju arena Muktamar di Tambakberas, Jombang.
Boncengan
Ketua Lesbumi PCNU Balikpapan, Muhajirin mengutarakan keduanya akan mengayuh ontel secara boncengan, mereka menggunakan sepeda kuno Gazelle tahun 1919.
“Untuk estimasi waktu perjalanan 5-6 hari, pemberangkatan direncanakan pada 21 Agustus 2026,” terangnya, Senin (13/7/2026).
Ketua Lesbumi PCNU Balikpapan yang akrab dipanggil Cak Jirin mengonfirmasi ke wartawan dengan berharap mudah-mudahan sesampai di arena muktamar Tambakberas nanti bisa di adakan acara penyambutan bagi mereka berdua. Walau oleh teman-teman Lesbumi Jombang.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Lesbumi PCNU Jombang, Suwasis menyatakan akan menyiapkan penyambutannya, bahkan akan mempertemukan dengan Pengasuh Pesatren Tambakberas, Jombang, Dr. KH Hasib Wahab Hasbullah, selaku putra ke 4 dari KH Abdul Wahab Hasbullah sang pendiri Lesbumi NU.
“Insya Allah, sepenuh hati kami siap menyambutnya, dan mempertemukan dengan Kiai Hasib selaku putra ke 4 dari Mbah Wahab pendiri Lesbumi NU,” aku tuan rumah, panitia OC Muktamar Kebudayaan Indonesia 2026 yang akrab dipanggil Ki Wasis ini.
Cak Jirin, mendengar kabar ini berbunga hati, selanjutnya dia menjelaskan mengenai soal waktu pemberangkatan nanti, relatif bisa berubah karena sampai hari ini Pelni belum realist jadwal bulan Agustus.
Baca juga: KH Abdul Wahab Hasbullah: Seniman dan Budayawan Muslim Indonesia Sejati
Mohon Doa Restu
Gus Wildan Abadi Al Hafidz maupun Ki Dalang Fery Yuda, dua kader Lesbumi NU Balikpapan, Kalimantan Timur, keduanya menyampaikan niat tulus mewakili LESBUMI Balikpapan untuk hadir di hajatan 5 tahunan Nahdlatul Ulama.
“Insya Allah, kami mewakili LESBUMI BALIKPAPAN. Siap hadir MUKTAMAR NU KE 35 DI JOMBANG. Mohon doa dan restu,” Ujar mereka.
Sebagaimana keputusan PBNU, Muktamar ke-35 digelar selama 5 hari, 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Pesantren kelahiran KH. Abdul Wahab Hasbullah yang kini telah genap berusia 201 tahun.
Baca juga: Maklumat Tambakberas 2026: Seruan NU “Kembali ke Akar”
Simbol Perjuangan dan Kecintaan
Pilihan bersepeda ontel bukan tanpa makna. Sepeda ontel identik dengan kesederhanaan, semangat juang, dan mereka akan napak tilas para pendahulu NU.
Perjalanan dari Balikpapan ke Tambakberas ini menjadi simbol khidmat loyalitas kader NU di daerah, sekaligus cara unik untuk menyemarakkan Muktamar.
Gus Wildan dan Ki Dalang Fery Yuda keduanya akan mengayuh sepeda ontel klasik dengan membawa bendera NU dan bendera Merah Putih. Hal itu menegaskan nuansa keislaman dan kebangsaan. Yakni Beragama Total dan Berbudaya Maksimal.
Sementara itu, Ketua Lesbumi PBNU KH M. Jadul Maula memberikan restunya sekaligus mengapesiasi niat tulus keduanya.
“Aksi Gus Wildan dan Ki Dalang Fery Yuda, Kader Lesbumi Gila ini diharapkan menjadi inspirasi bagi Nahdliyin lainnya, bahwa mencintai NU tidak cukup di lisan, tapi juga diwujudkan dengan semangat, lakulampah, keringat, dan doa ” Jelasnya
“Semoga selamat sampai tujuan dan membawa keberkahan untuk mereka berdua, juga untuk semua punggawa Lesbumi, untuk NU, dan bangsa”, pungkasnya (IHA)





