Konferensi Anak Cabang Fatayat NU Kesugihan Tentukan Arah Kebijakan

NU CILACAP ONLINE – Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kesugihan masa khidmat 2020-2025 digelar hari ini, Ahad (07/12/2025). Ini menjadi forum tertinggi dalam menentukan arah kebijakan organisasi.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris MWCNU Kesugihan K Jawahir saat membuka acara konferensi yang berlangsung di TPQ Al Munawarah Slarang, Kesugihan. Dia menegaskan pentingnya konferensi sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat anak cabang.
“Konferensi bukan hanya amanah organisasi, tetapi forum tertinggi dalam menentukan arah kebijakan sekaligus tempat mengajukan gagasan dan memilih pimpinan terbaik,” jelas K Jawahir di hadapan peserta konferensi.
Jawahir juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi aturan organisasi, menjaga akhlak, dan menghormati setiap keputusan yang dihasilkan.
“Fatayat adalah organisasi perempuan berakhlak, berilmu, dan bertanggung jawab. Oleh karenanya, mari mengikuti konferensi ini dengan penuh integritas,” tambahnya.
Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Fatayat NU Kesugihan berlangsung pada Ahad (07/12/2025) di TPQ Al-Munawarah Slarang, Kesugihan. Kegiatan ini diikuti oleh 16 ranting Fatayat NU se-Kecamatan Kesugihan dan menjadi momentum strategis untuk melakukan evaluasi organisasi serta regenerasi kepemimpinan.

Sebanyak 16 ranting mengikuti konenferensi. Dalam laporan panitia, Hj Sri Umi Nasichah menyampaikan bahwa konferensi adalah sarana penting untuk meningkatkan produktivitas gerakan Fatayat NU.
“Konferensi Anak Cabang merupakan momentum strategis bagi Fatayat NU untuk melakukan evaluasi kinerja, menyusun program kerja yang lebih relevan dengan kebutuhan perempuan, serta melakukan regenerasi kepemimpinan yang sehat dan demokratis,” ujarnya. Baca juga Ribuan Santri Kesugihan Ikuti Peragaan Manasik Haji
Lanjutkan yang Baik, Tambah Inovasi
Sementara, Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Cilacap, Nisfatul Azizah, dalam sambutannya menegaskan bahwa konferensi adalah bagian penting dari siklus organisasi.
“Harapannya, konferensi ini menjadi awal yang baik dalam perjalanan Fatayat NU Kesugihan. Apa yang sudah baik dari kepengurusan sebelumnya bisa diteruskan, dan ke depan harus ada inovasi-inovasi baru,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut Nisfa mengharap Fatayat NU Kesugihan mampu melahirkan program-program yang lebih progresif di bidang keagamaan, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan, serta semakin memperkuat kontribusi bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, PC Fatayat NU Cilacap melakukan deklarasi 16 Hari Tanpa Kekerasan Terhadap Perempuan. Dipimpin oleh Ketua PC Fatayat NU Tun Habibah, Fatayat NU Cilacap menyatakan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan.





