KH Ahmad Khusen: Kurikulum Ramadhan

NU Cilacap Online – Para pemirsa, pembaca yang dimuliakan oleh Allah. Hari ini kita sudah mendekati akhir bulan Ramadhan. Mari kita ingatkan kembali diri kita untuk menghirahkan (menggelorakan) amal ibadah kita di dalam bulan suci ini.

Agar Ramadhan kita tidak berlalu dengan sia-sia, mari kita bahas mengenai “Kurikulum Ramadhan”. Ada tiga poin utama yang harus kita perhatikan agar kita betul-betul menjadi golongan orang yang beruntung: Memperbaiki dan memperbanyak shalat ini adalah kurikulum yang pertama .

Shalat Wajib seringkali kita hanya melaksanakan shalat sekadar menggugurkan kewajiban, belum menjadikannya sebagai kebutuhan. Cara terbaik memperbaikinya adalah dengan shalat berjamaah.

Mari kita perbanyak shalat sunnah, mulai dari Qabliyah Subuh, Shalat Sunnah Awwabin, Rawatib, hingga Shalat Dhuha dan Tahajud.

Ramadhan Bulan Al-Qur’an

Hadirin, hadirat dan pembaca NU Cilacap Online rahimakumullah. Kurikulum kedua adalah menjadikan Ramadhan sebagai bulan Al-Qur’an.

Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Hal ini ditegaskan langsung oleh Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 185.

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ

Artinya: “Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia” (QS. Surah Al-Baqarah: 185)

Jangan biarkan hari-hari berlalu tanpa membaca Al-Qur’an. Apalagi ini bulan ramadhan sangat disayangkan sekali seupama tidak membaca Al-Qur’an

Buatlah target harian, misalnya One Day One Juz atau setidaknya satu lembar setiap hari..Targetkan untuk bisa khatam minimal satu kali atau lebih selama bulan suci ini.

Berbagi dan Berinfak

Pembaca, pemirsa yang dimuliakan oleh Allah SWT. Kurikulum ketiga adalah membiasakan diri untuk berbagi atau bersedekah.

Bersedekah merupakan amal yang sangat dianjurkan dalam Islam, terlebih lagi pada bulan Ramadhan. Banyak ulama menjelaskan bahwa sedekah di bulan ini memiliki keutamaan yang lebih besar dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Sebagaimana sabda rasulullah SAW:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ

Artinya: “Rasulullah adalah manusia yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi ketika di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ketahuilah bahwa sebaik-baik sedekah atau infak adalah yang dikeluarkan pada bulan Ramadhan.

Sedekah adalah amal mulia kapan saja, namun pada bulan Ramadhan keutamaannya jauh lebih besar karena salah satu untuk meningkatkan empati dan kepedulian sosial untuk meraih pahala yang berlipat ganda.

Mudah-mudaan tiga kurikulum Ramadhan ini shalat, membaca Al-Qur’an, dan infak dapat kita lakukan dengan sebaik-baiknya.

Semoga Allah SWT berikat keberkahan buat kita semua, diberikan kesehatan, umur panjang, rezeki yang berkah, serta menerima segala amal ibadah kita di bulan yang suci ini.

Penulis: Khayaturrohman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button