Harmoni Asmaul Husna di Karangpucung: Menjaga Persaudaraan, Mengetuk Pintu Langit

NU CILACAP ONLINE – Suasana penuh khidmat mewarnai pelaksanaan peringatan Hari Santri Nasional yang dirangkaikan dengan kegiatan Mujahadah Al Asmaa-ul Husna Putaran ke-65 di Desa Karangpucung (11/10). Acara ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Karangpucung, para ulama, santri, serta masyarakat setempat yang berkumpul untuk memanjatkan doa bersama demi terciptanya kedamaian dan kemaslahatan bersama.

​Dalam sambutannya, Camat Karangpucung, Syihabur Ridlo Eka Suryawan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara dan seluruh masyarakat yang hadir. Beliau menekankan pentingnya momentum ini sebagai pijakan spiritual dalam menghadapi agenda besar demokrasi mendatang, yakni Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan pada 17 Desember 2026.

“Lantunan doa zikir Asmaul Husna yang kita gaungkan hari ini adalah momentum yang sangat tepat untuk mengetuk pintu langit memohon agar seluruh tahapan Pilkades serentak di Kecamatan Karangpucung dapat berjalan dengan aman, damai, sejuk, dan kondusif,” ujar Camat Karangpucung.

​Syihabur Ridlo juga mengingatkan pentingnya peran santri dalam merawat persatuan di tengah situasi politik lokal.

“Di era modern ini, ujian dalam menghadapi kontestasi Pilkades, jihad kita adalah menjaga persaudaraan, ukhuwah Islamiyah dan juga ukhuwah wathaniyah. Mari kita dewasa di dalam berdemokrasi. Pilihan boleh berbeda, tetapi kerukunan warga Karangpucung adalah yang utama,” tegasnya.

​Selain berfokus pada persiapan pesta demokrasi lokal, perhelatan ini juga mengusung misi kemanusiaan global melalui doa bersama dan aksi solidaritas bagi masyarakat Palestina. Baca juga Lautan Doa di Karangpucung, Jamaah Mujahadah Kubro Membludak

Di akhir sambutannya, menyerukan bersama untuk memelihara kerukunan antarwarga dan menjaga komitmen cinta tanah air sebagaimana diajarkan oleh para ulama terdahulu.

​”Membela tanah air, mencintai tanah air adalah kewajiban yang beriringan dengan menjaga iman kita,” cetusnya.

Sementara itu, Pj Kepala Desa Karangpucung, A Anjarningsih, S. E mengucapkan selamat datang serta terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para tamu undangan, tokoh agama, pengurus organisasi seperti perwakilan Muhammadiyah, LDII, NU, Fatayat, Muslimat, Ansor, Banser, IPNU IPPNU, serta seluruh jamaah yang telah berkenan hadir.

​”Acara ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, kerukunan, keberkahan, dan ketenteraman wilayah, serta mendatangkan kemakmuran melalui doa-doa yang dipanjatkan bersama,” ujarnya

Selain agenda keagamaan, disampaikan pula informasi penting terkait pelaksanaan Pemilukada. Tahapan persiapan telah berjalan, mulai dari pembentukan panitia hingga pembentukan PPT (Panitia Pendaftaran Pemilih) yang berjumlah 6.042 orang untuk wilayah Karangpucung. Saat ini proses masih berada pada tahap pemutakhiran data dan pendaftaran yang dibuka sejak 2 Oktober hingga 14 Oktober, dan masih membuka kesempatan bagi warga yang ingin mendaftar hingga hari Rabu depan.

​Pemerintah memohon doa dan dukungan dari seluruh jamaah dan undangan agar penyelenggaraan Pemilukada ini dapat berjalan dengan sukses, lancar, aman, serta mewujudkan pemilihan yang damai.

Anjarningsih juga mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk bersama-sama berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan serta pengelolaan sampah di wilayah Karangpucung.

Bertugas sebagai pembicara dalam Mujahadah kali ini, yaitu Rais Syuriyah MWCNU Kecamatan Karangpucung, KH Abi Kusno Iskandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button