Farih Nuuruba Juara 1 Lomba MQK HSN 2026 Tingkat PCNU Cilacap

NU Cilacap Online – Farih Nuuruba, santri perwakilan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sampang, berhasil meraih juara pertama dalam lomba Musabaqah Qiraatil Kitab (MQK) dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat PCNU Cilacap. Pada Ahad (18/10/2026) di Aula Pusdiklat PCNU Cilacap.
Dalam perlombaan tersebut, Farih memperoleh nilai 240. Posisi kedua diraih Alfian Aditia, santri perwakilan MWCNU Kesugihan, dengan nilai 235. Sementara itu, Zaimul Mahmud dari MWCNU Gandrungmangu menempati posisi ketiga dengan nilai 220.
Adapun materi utama yang diujikan dalam perlombaan ini adalah Kitab Fath al-Qarib al-Mujib, salah satu kitab fikih yang banyak dipelajari di lingkungan pondok pesantren.
Dalam pelaksanaannya, dewan juri yang ditetapkan panitia akan melakukan penilaian berdasarkan sejumlah aspek. Penilaian meliputi ketepatan membaca teks kitab, ketepatan memberikan makna, penguasaan nahwu dan sharaf, pemahaman kandungan teks, kemampuan menjelaskan maksud teks, ketepatan menjawab pertanyaan, kelancaran membaca dan menjelaskan, serta adab dan sikap peserta.
Panitia juga menyiapkan penghargaan bagi para pemenang. Juara I, II, dan III masing-masing akan memperoleh uang pembinaan dan piagam penghargaan.
Pemenang Lomba MQK HSN 2026
Hadiah untuk pemenang lomba MQK akan diberikan pada saat acara puncak yaitu Upacara Hari Santri Nasional 2026 tingkat PCNU Cilacap pada hari Kamis 22 Oktober 2026 di lapangan Sunan Kalijogo Kuripan Kidul, kesugihan, Cilacap.
Berikut daftar peserta berdasarkan perolehan nilai:
- Farih Nuuruba – MWCNU Sampang, nilai 240.
- Alfian Aditia – MWCNU Kesugihan, nilai 235.
- Zaimul Mahmud – MWCNU Gandrungmangu, nilai 220.
- Agung Nugroho – MWCNU Kawunganten, nilai 214.
- Alfan Mafjarul Hidayat – MWCNU Sampang, nilai 210.
- A. Najib Diya – MWCNU Cilacap Selatan.
Lomba MQK menjadi salah satu upaya untuk menghidupkan tradisi keilmuan pesantren sekaligus mendorong para santri agar terus mendalami kitab kuning sebagai sumber pembelajaran ilmu agama.
Melalui kegiatan ini, peringatan Hari Santri Nasional 2026 diharapkan semakin memperkuat semangat santri dalam menjaga tradisi keilmuan Islam, memperdalam pemahaman agama, serta melanjutkan perjuangan para ulama.
Penulis: Khayaturrohman





