Meriahnya Harlah Ansor – Fatayat NU Kroya, Catatan Fani

NU CILACAP ONLINE – Meriah, demikian yang tampak dan terasa saat hadir di perhelatan Hari lahir (Harlah) Ansor ke 90 dan Fatayat ke 74 yang digelar dalam satu rangkain kegiatan inisiasi Kader Ansor dan Fatayat Kecamatan Kroya.

Kemeriahan ini dibingkai dalam catatan Ahmad Fajri Nida (Fani), Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Cilacap.

Kamis lalu (9/5), berkesempatan mendatangi sahabat GP Ansor Kroya yang melaksanakan peringatan Harlah ke 90 GP Ansor dan ke 74 Fatayat NU. Saya juga melaksanakan mandat dari PW GP Ansor Jawa Tengah untuk melantik kepengurusan PAC GP Ansor Kroya untuk masa khidmat 2023-2025.

Dalam kegiatan yang digelar di Auditorium PP Miftahul Huda Kroya ini, tampak hadir Ketua Tanfidziyah MWCNU Kroya, para ketua PAC GP Ansor Kroya lintas generasi, Tun Habibah Ketua PC Fatayat NU Cilacap, Sitti Sururiyah Ketua PC Fatayat NU Cilacap periode 2015-2020, Pemilik Jadi Baru Kroya, juga tampak memenuhi rungan para Kader GP Ansor dan Fatayat NU se Kecamatan Kroya.

“Hari libur yang padat.” Batin saya. Bagaimana tidak padat? Karena dalam sehari itu, ada beberapa rangkaian acara untuk mengisi kegiatan peringatan Hari Lahir Ansor dan Fatayat.

Diawali dengan Lomba Menghias Tumpeng yang diikuti oleh 17 perwakilan dari Pimpinan Ranting Fatayat NU se Kecamatan Kroya. Lomba Menghias tumpeng, belum sampai diumumkan pemenangnya, acara dilanjutkan dengan Pelantikan PAC GP Ansor Kroya dan Resepsi Peringatan Hari Lahir Ke 90 GP Ansor dan ke 74 Fatayat NU.

Peran Ansor Fatayat Di Era Digital

Setelah pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun sebagai penanda resepsi peringatan Hari Lahir GP Ansor dan Fatayat NU selesai dilaksanakan, acara dilanjutkan dengan Talkshow dengan mengambil tema : Ansor Fatayat menebar manfaat menghadapi tantangan di era digital ini.

Hadir menjadi pengisi acara talkshow adalah Siti Sururiyah, Ketua PC Fatayat NU Cilacap periode 2015-2020. Beliau banyak mengupas tentang bagaimana sebaiknya Fatayat NU mengambil peran dalam membekali kadernya menghadapi tantangan di era digital.

Baca juga Wahib Baehaqi, Nahkoda Baru PAC GP Ansor Kedungreja

Dengan 10 slide paparan yang disiapkan, bunda Aah, panggilan akrab Sitti Sururiyah, mengupas dengan cukup detail tema yang diminta panitia. Perkembangan dunia digital, kemajuan internet dengan berbagai konsekwensinya bagi kehidupan manusia.

Talshow Peran Ansor dan Fatayat di Era Digital

Dihadapan kader-kader Ansor dan Fatayat se Kroya. Sitti Sururiyah mengawali paparannya dengan menampilkan data kondisi pengguna internet di indonesia, yang jumlahnya tidak sedikit. Bahkan masuk kategori pengguna internet tertinggi didunia.

Irisannya dengan GP Ansor dan Fatayat NU, Sitti Sururiyah kemudian mempresentasikan posisi pemuda sebagai generasi yang paling strategis dalam setiap hal, karena memiliki produktifitas paling tinggi, memiliki energi dan fisik yang kuat.

Namun, kaitannya dengan dunia internet, ternyata pemuda juga masih rentan, karena masih menemukan berbagai tantangan. Misalnya adalah masih banyak generasi yang terjebak dalam sisi negatif penggunaan internet, baik menjadi pelaku maupun korban.

Tantangan selanjutnya, menurut bunda aah, yaitu keberadaan internet menjadikan sebagian dari kita menjadi malas untuk bergerak. Banyak menghabiskan waktu hanya untuk berselancar disosial media, rebahan tanpa melakukan aktivitas fisik yang produktif. Dan tantangan terakhir, menurut bunda aah, adalah masih rendahnya penguasaan literasi digital generasi muda kita.

Untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut, Ketua PC Fatayat NU Cilacap sebelum Tun Habibah ini, juga memberikan beberapa gagasannya untuk menghadapi tantangan tersebut.

Pentingnya membangun kepekaan dan kepedulian sosial sejak dini, mulai dari lingkungan keluarga, Penguatan literasi digital dan Membangun etika berbudaya di dunia digital. Ketiganya ditawarkan sebagai solusi untuk menjawab tantangan yang muncul dalam menghadapu pesatnya laju perkembangan internet.

Muhasabah dan Introspeksi

Pengisi acara talkshow yang kedua, sebagaimana yang sudah beredar di flyer panitia, mestinya adalah H. Solahudin Aly, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Namun beliau berhalangan hadir. Untuk mengisi kekosongan, panitia kemudian meminta Ketua PC GP Ansor Cilacap untuk bergabung, turut mengisi Talkshow yang ada.

Dalam kesempatan tersebut, dan tanpa persiapan sebelumnya, saya mengajak sahabat Ansor dan Fatayat, untuk menjadikan peringatan Hari Lahir sebagai momentum bermuhasabah, instrospeksi diri sebagaimana ayat yang dilantunkan oleh Qori saat pembukaan acara, yaitu surat al kautsar ayat 1-3 yaitu :

اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَۗ [] فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ [] اِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْاَبْتَرُ []

Yang artinya ;
1. Sesungguhnya kami telah memberimu (Nabi Muhammad) nikmat yang banyak.
2. Maka, laksanakanlah sholat karena tuhanmu dan berkurbanlah.
3. Sesungguhnya orang yang membencimu, dialah yang terputus ( dari rahmat Allah).

Sahabat Ansor dan Fatayat mestinya mampu memaknai dan memposisikan ayat al quran tersebut sebagai peta jalan dalam menapaki kehidupan, lebih-lebih pada konteks berorganisasi.

Pada konteks berorganisasi, kita harus bersyukur atas nikmat yang Allah SWT berikan kepada kita. Kita dilahirkan menjadi bagian dari Ansor dan Fatayat, pada zaman yang serba mudah, pada masa dimana teknologi sedang berkembang dengan pesatnya. Tidak bisa dibayangkan, jika kita dilahirkan dan menjadi bagian dari Ansor-Fatayat dimasa-masa awal berdiri.

Baca juga Kaleidoskop 2023, PCNU Cilacap Himpun Donasi Palestina Rp 626 Juta

Cara bersyukurnya kader Ansor dan Fatayat adalah dengan menjalankan segala kewajibannya sebagai kader secara sungguh-sungguh, penuh keikhlasan dengan hanya mengharap ridho dari Allah SWT.

Sebagaimana kewajiban untuk menjalankan sholat dan berkurban dalam surat al kautsar. Terlebih adalah para pengurus organisasi, yang memiliki kewajiban dan tanggungjawab besar untuk memastikan semua program yang merupakan amanat organisasi terlaksana dan memberikan kemanfaatan untuk semua.

Waktu menunjukkan pukul 13.00, talkshow ditutup oleh moderator. Dan acara masih dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba menghias tumpeng sebagai akhir dari semua rangkaian kegiatan Peringatan Harlaj Ansor dan Fatayat.

Catatan Ahmad Fajri Nida (Gus Fani) Ketua PC GP Ansor Cilacap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button