Manasik Haji Bekali 1270 Calon Jamaah Haji Cilacap

NU CILACAP ONLINE – Sebanyak 1270 orang calon Jamaah haji Kabupaten Cilacap mengikuti kegiatan manasik haji yang digelar di Gedung IPHI Cilacap, Senin (10/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangka mempersiapkan jamaah agar mampu melaksanakan ibadah haji secara mandiri, tertib, dan sesuai tuntunan syariat.

Manasik haji tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Bambang Sadmoko. Dalam sambutannya, Sekda menekankan pentingnya kesiapan ilmu, fisik, dan mental bagi calon Jamaah haji, mengingat ibadah haji merupakan ibadah yang membutuhkan ketahanan dan kedisiplinan tinggi.

Materi manasik disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Cilacap H Banu Tolib dan Amrul Mu’min.

Dalam paparannya keduanya memberikan pembekalan menyeluruh terkait pelaksanaan ibadah haji.

Dalam penyampaiannya H Banu Tolib ditegaskan bahwa ilmu manasik merupakan bekal utama bagi setiap calon Jamaah haji.

“Tujuan utama haji adalah ibadah, sehingga tanpa penguasaan manasik yang baik, pelaksanaan haji berpotensi tidak berjalan maksimal,” ujar H Banu. Baca juga Manasik Massal 2026 Simulasi di Tiga Lokasi

Jamaah juga diingatkan agar tidak sepenuhnya bergantung kepada pembimbing. Baca juga Ini Pesan Bupati Cilacap Untuk Calon Jamaah Haji

“Pembimbing berperan membantu dan mengarahkan, sementara pemahaman manasik merupakan kewajiban pribadi (fardhu ‘ain) yang harus dikuasai oleh setiap jamaah,” tambah.

Selain materi manasik ibadah, calon Jamaah haji Cilacap pemahaman teknis perjalanan haji, layanan dokumen, transportasi,mdibekalieliputi konsumsi, dan akomodasi. Pembekalan ini mencakup seluruh tahapan perjalanan, mulai dari persiapan di tanah air, proses pra-embarkasi dan embarkasi, perjalanan udara, hingga pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi dan kepulangan ke tanah air.

Dari sisi spiritual, manasik menekankan bahwa haji merupakan puncak ibadah yang diharapkan melahirkan perubahan sikap dan perilaku atau kemabruran haji. Kemabruran tersebut hanya dapat terwujud apabila ibadah haji dijalankan dengan kesempurnaan akhlak sejak keberangkatan hingga kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.

Aspek kesehatan Jamaah juga menjadi perhatian penting. Calon Jamaah diimbau menjaga kebugaran sebelum keberangkatan serta membiasakan pola hidup sehat selama menjalankan ibadah haji, mengingat padatnya aktivitas dan perbedaan kondisi cuaca di Tanah Suci.

Melalui manasik haji ini, diharapkan seluruh calon Jamaah haji Kabupaten Cilacap memiliki kesiapan yang matang, baik dari sisi pemahaman ibadah, teknis perjalanan, spiritualitas, maupun kesehatan, sehingga mampu menunaikan ibadah haji dengan lancar dan meraih predikat haji mabrur. (Naeli Rokhmah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button