Ini Cara Muslimat NU Karangpucung Peringati Tahun Baru Islam

NU CILACAP ONLINE – Mengisi momen Tahun Baru Islam dan Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU ke 79, PAC Muslimat NU Karangpucung menggelar Semaan Al Qur’an, serta Santunan Anak Yatim dan dan sosialisasi Stunting.

Rangkaian acara berlangsung pada Selasa, (08/07/2025) di Masjid Besar Baitul Mu’minin Karangpucung..

Ketua PAC Muslimat NU Karangpucung, Hj. Muawanah Atep dalam laporannya mengungkap, santunan merupakan bagian dari program bidang sosial yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

“Sejak 2022 lalu, kegiatan santunan sudah terlaksana sampai pada tingkat Pimpinan Ranting dan Anak Ranting Muslimat Se-Kecamatan Karangpucung,” ucapnya.

“Alhamdulillah tahun ini, kita mendapatkan dana sebesar 38 juta 500 ribu rupiah. Dan di tasyarufkan kepada 170 anak yatim, dan beberapa anak stunting dari 14 Ranting dengan dana dari iuran pengurus PAC, serta donasi dari Simpatisan Muslimat NU dan para donatur lain,” tuturnya

Nyai Mu’awanah berharap santunan ini dapat mempererat tali persaudaraan sesama muslim. Harapannya  dengan santunan ini menjadi lantaran Allah melembutkan hati.

“Semoga kebaikan yang tampak sederhana, menjadi amal yang mendatangkan cinta, pahala dan keberkahan,” lanjutnya

Hj. Anah, begitu ia akrab disapa, menyampaikan harapannya agar kegiatan santunan ini menjadi jembatan amanah yang menghubungkan rezeki dari para aghniya (donatur) kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Baca juga Camat Karangpucung: MC Memegang Peran Suksesnya

Muslimat NU Solid dan Maju

Di usianya yang ke-79 tahun, Muslimat NU diharapkan semakin maju, solid, dan terus bersinergi. Tidak hanya dengan banom NU, tetapi juga dengan berbagai organisasi lainnya serta pemerintah, dalam rangka menebar kemaslahatan bagi umat. Baca juga Ke Cilacap, LAZISNU Bandung Sinau Manajemen ZIS

Hj. Anah juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada para donatur. Ia mendoakan agar mereka senantiasa diberi kesehatan, keberkahan dalam segala aspek kehidupan, umur, rezeki, dan keluarga. Baca juga Harlah ke 78 Muslimat NU Cilacap Kuatkan Peran Perempuan dalam Pembangunan

“Untuk anak-anaku, segala kasih sayang dan cinta semua tercurah untuk kalian semua. Semoga kalian esok menjadi anak-anak yang sukses duna akhirat. Teruslah tumbuh menjadi anak yang solih solihah, berakhlak mulia, rajin belajar, dan menghormati orang yang lebih tua. Kami doakan semoga anak-anak yang sekarang disantuni kelak bisa menyantuni,” harap Hj Anah penuh haru

Sekretaris MWCNU Karangpucung, Kiai Imam Turisno, M. Pd. I menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama adalah Jam’iyah Diniyyah Islamiyyah Ijtimaiyah.

Ia mengungkap tujuan berlakunya ajaran Islam Ahlussunnah wal jamaah demi terwujudnya kesejahteraan, keadilan dan Rahmat bagi semesta.

Hal ini seperti yang tertuang dalam Anggaran Dasar NU Pasal 8, yang menyatakan bahwa NU bertujuan mengaplikasikan dan menanamkan ajaran ahlussunnah wal jamaah ini insyaallah sudah selesai.

“Karena konteks Islam, konteks keagamaan dalam NU sudah ada pakarnya masing-masing. Sudah ada poro kiai, poro alim yang selalu membahas hukum-hukum masalah kontemporer,” terang Kiai Imam

Kiai Imam juga menyampaikan bahwa salah satu tujuan Nahdlatul Ulama (NU) adalah mewujudkan kesejahteraan umat yang berkeadilan, dengan visi besar Rahmatan lil ‘alamin.

“Inilah yang selalu kita gaungkan, bahwa bentuk konkret dari upaya tersebut dapat kita lihat pada siang hari ini, melalui kegiatan santunan bagi anak-anak yatim, stunting dan kaum dhuafa,” ucapnya.

Namun demikian kata kiai Imam, kegiatan seperti ini tidak bisa hanya dilaksanakan oleh NU saja. Harus ada kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk para anggota dewan perwakilan rakyat dan para pemangku kebijakan di tingkat kecamatan.

“Ini adalah satu bukti kongkrit mewujudkan kesejahteraan. Karena program ini dilakukan secara periodik, dan sebenarnya program NU untuk mensejahterakan umat dapat juga dilakukan setiap hari melalui gerakan koin NU,” lanjut Kiai Imam

Sementara itu, Camat Karangpucung, Asep Kuncoro, S.STP., MM mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh PAC Muslimat NU yang selalu bekerjasama dengan pemerintah. Khususnya untuk bidang pendidikan Muslimat diharapkan untuk bisa mensukseskan penurunan angka anak tidak sekolah di lingkungan masing-masing

Asep menyampaikan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan di tingkat Kabupaten Cilacap.

“Apa yang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap akan kami koordinasikan dengan para pemangku kepentingan, khususnya dari tingkatan SD dan SMP. Harapan kami, upaya ini bisa menjangkau anak-anak generasi muda penerus bangsa yang siap menyongsong generasi emas di masa mendatang,” tuturnya.

Selain itu, Asep juga menyampaikan apresiasinya kepada Nahdlatul Ulama (NU) atas kontribusi dan kolaborasi di bidang kesehatan, khususnya dalam upaya penanganan dan pencegahan stunting pada anak-anak.

“Kami sangat mengapresiasi peran NU, yang telah turut berkolaborasi dalam penanganan dan pencegahan stunting. Ini adalah langkah nyata menuju Indonesia yang berhasil, berjaya, dan sehat,” tambahnya.

Camat Karangpucung mengapresiasi atas situasi wilayah yang tetap aman dan kondusif. Asep mengimbau masyarakat untuk terus menjaga stabilitas dan segera melaporkan apabila terdapat gangguan di lingkungan sekitar.

“Kami mengucapkan terima kasih atas suasana yang sudah kondusif. Harapannya, situasi ini tetap dijaga keamanannya, sesuai dengan pesan dari Bapak Kapolsek. Dan jika ada permasalahan atau gangguan di lingkungan sekitar, mohon segera dikomunikasikan dan dikoordinasikan,” ujar Asep.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Cilacap, Mitra Patriasmoro, S.E turut bangga dan sangat mmengapresiasi, serta menegaskan bahwa anak-anak yatim, dhuafa, stunting adalah menjadi tanggungjawab kita bersama.

“Kami ucapkan terimakasih, karena PAC Muslimat NU Kecamatan Karangpucung selama ini sudah menjadi wadah, menjadi jembatan, dan menjadi fasilitator untuk menyalurkan kepada yang menerimanya. Mudah-mudahan di tahun-tahun yang akan datang, bisa lebih banyak yang di santuni, karena saya yakin di Kecamatan Karangpucung masih banyak yang harus kita perhatikan bersama,” pungkas Mitra. (Nesy Faska Maulidha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button