Betapa Nikmatnya Umroh Bersama Al Ma’wa dan NUtrans: Pesan Kesan Ketua PCNU Cilacap untuk Kemandirian Ekonomi NU

Cilacap, NUCOM – Bukan sekadar testimoni perjalanan, tapi pesan tentang masa depan kemandirian Jam’iyyah Nahdlatul Ulama (NU). Itulah yang disampaikan Ketua PCNU Cilacap, H. Paiman Sahlan, S.Ag, M.Pd dalam pesan kesan usai menunaikan ibadah Umroh bersama Al Ma’wa NU Tour & Travel.

Berdiri di depan armada hijau NU TRANS – bus kebanggaan BUMNU PCNU Cilacap yang mengantar jamaah hingga Jakarta, Haji Paiman tampak bahagia. Perjalanan 90 jamaah dalam program 12 hari (24 Okt – 3 Nov 2026) ini baginya adalah bukti nyata ekosistem ekonomi NU yang hidup.

“Betapa nikmatnya kita melaksanakan umrah bersama Al Ma’wa dan NU Trans. Sampai di Jakarta kita diantar oleh NU Trans, sebuah gerakan pemberdayaan ekonomi organisasi yang sungguh luar biasa,” ungkapnya, Selasa, (3/11/2026).

Menurutnya, inilah wajah baru kemandirian NU yang diimpikan. Dimulai dari hal yang paling mulia: melayani umat untuk beribadah.

“Jadi membangun ekosistem di dalam Nahdlatul Ulama, terutama pada peningkatan ekonomi atau kemandirian ekonomi organisasi, dimulai dari layanan kepada jamaah untuk mengikuti umroh bersama,” lanjutnya.

“Kita berangkat menuju ke Jakarta diantar hingga dijemput oleh NU Trans, yang itu adalah usaha yang dilakukan oleh BUMNU Kabupaten Cilacap. Sungguh terasa berbahagia.” Terang suami dari Ny. Hj. Qurrotul Ainiyah, S.Pd.I

Haji Paiman menilai, model Al Ma’wa NU dan NU Trans adalah jawaban atas tantangan yang sering dilontarkan PBNU. Bagaimana NU bisa mandiri secara ekonomi tanpa bergantung pada pihak lain.

Jamaah dilayani dengan aman, nyaman, dan terpercaya. Di sisi lain, setiap rupiah yang dikeluarkan jamaah berputar kembali untuk organisasi, untuk membiayai dakwah, pendidikan, dan kesejahteraan warga NU di akar rumput.

Inilah dakwah bil hal. Bukan hanya mengajarkan agama di mimbar, tapi membangun sistem yang membuat warga NU bisa berangkat ibadah dengan tenang, sekaligus ikut membesarkan jam’iyyah-nya sendiri.

Perjalanan umroh kali ini menjadi inspirasi bagi seluruh PCNU se-Indonesia bahkan PBNU. Ketika niat ibadah disatukan dengan semangat kemandirian, nikmatnya menjadi berlipat. Ibadah khusyuk, organisasi pun tumbuh kuat.***(IHA)

Baca juga: Umroh itu Panggilan Cinta: 90 Jamaah Al Ma’wa NU Cilacap Berangkat Bareng Kyainé; Aman, Nyaman, Terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button