Politik Kekuasaan
Politik Kekuasaan dan NU; Muktamar Situbondo yang menghasilkan kepemimpinan duet KH Ahmad Siddiq dan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini telah “mengakhiri” kiprah NU di kancah politik kekuasaan dan membuka lembaran baru perjuangan lewat “politik kerakyatan.”
Meski begitu, penting untuk dicatat, meski jam’iyyah (institusi) NU menyatakan diri cerai dari dunia politik praktis bukan berarti jama’ah (warga) NU berhenti berpolitik. Banyak dari mereka yang tetap memilih berpolitik praktis baik di PPP, Golkar, PDI maupun di struktur pemerintahan Orde Baru. Meskipun juga banyak sekali yang memilih “strategi kultural” (meminjam istilah Gus Dur) berada di luar pemerintah sambil terus melakukan kritik terhadap kekuasaan.
- Catatan Redaksi

Harlah NU Dan Partai Politik, Melihat Dari Sisi Lain
NU Cilacap Online – Di halaman Kantor Sekretariat Bersama NU Cilacap, ada beberapa karangan bunga dan Ucapan Harlah NU ke 95, di antaranya dari Partai Politik PDIP, Golkar juga baliho…
- Taushiyah

Politik Tingkat Tinggi Nahdlatul Ulama (NU) | NU Cilacap Online
NU Cilacap Online – Bagaimana pengertian Politik Tingkat Tinggi Nahdlatul Ulama (NU)?. “Etika berpolitik harus selalu ditanamkan NU kepada kader dan warganya pada khususnya, dan masyarakat serta bangsa pada umumnya,…
- Antologi NU

9 Pedoman Politik Warga NU | NU Cilacap Online
NU Cilacap Online – Inilah 9 (sembilan) Pedoman Politik Warga NU; Nahdlatul Ulama (NU) dan warga NU memang sulit terpisahkan dari dunia politik. Karena organisasi ini sudah puluhan tahun berkutat…