PW Fatayat NU Jateng Deklarasikan Tolak Kekerasan Perempuan

NU CILACAP ONLINE – Dalam rangka peringatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16 HAKTP), Pengurus Wilayah Fatayat Nahdlatul Ulama (PW Fatayat NU) Jawa Tengah resmi mendeklarasikan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan terhadap perempuan.

Deklarasi berlangsung pada Ahad, 23 November 2025, di Aula Gedung PWNU Jawa Tengah. Kegiatan ini sekaligus menandai pembukaan Pelatihan Daiyah Berperspektif Kesetaraan yang diinisiasi PW Fatayat NU Jawa Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, PW Fatayat NU menegaskan tiga poin utama deklarasi:

  1. Bersatu untuk mengakhiri kekerasan digital terhadap semua perempuan dan anak.
  2. Mendukung pemulihan ruang aman bagi perempuan.
  3. Menyerukan pemerintah untuk mengakhiri impunitas melalui penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan digital, serta mendorong perusahaan teknologi memastikan keamanan platform dan menghapus konten berbahaya.

“Kami Fatayat NU, Menguat Bersama, Maju Bersama, untuk Perempuan Indonesia dan Peradaban Dunia,” demikian bunyi deklarasi yang kemudian ditandatangani oleh Ketua PW Fatayat NU Jawa Tengah beserta jajaran pengurus dan seluruh peserta yang hadir.

Sejarah dan Makna

Kampanye internasional 16 Days of Activism Against Gender Violence pertama kali digagas pada 1991 oleh Women’s Global Leadership Institute. Di Indonesia, Komnas Perempuan telah menjadi inisiator dan fasilitator kampanye ini sejak 2001.

Rentang waktu 25 November–10 Desember dipilih untuk menghubungkan isu kekerasan terhadap perempuan dengan prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia (HAM). Kampanye ini mendorong: solidaritas global untuk menghapus kekerasan terhadap perempuan,,perlindungan bagi penyintas,,partisipasi masyarakat,,penguatan kerja-kerja lokal, dan peningkatan pemahaman publik mengenai kekerasan berbasis gender.

Rangkaian Hari Penting dalam 16 HAKTP

Berikut rangkaian tanggal yang diperingati dalam kampanye 16 hari tersebut:

25 November: Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan – mengenang perjuangan Mirabal bersaudara.

29 November: Hari Perempuan Pembela HAM (WHRD).

  1. Desember: Hari AIDS Sedunia.
  2. Desember: Hari Internasional Penghapusan Perbudakan.
  3. Desember: Hari Internasional Penyandang Disabilitas.
  4. Desember: Hari Internasional bagi Sukarelawan.
  5. Desember: Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan – mengenang tragedi Montreal 1989.
  6. Desember: Hari Pembela HAM Sedunia.
  7. Desember: Hari HAM Internasional – merayakan lahirnya Deklarasi Universal HAM (UDHR).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button