MT As-Sa’adah Salurkan Bantuan Modal dan Edukasi Lingkungan

NU CILACAP ONLINE – Kegiatan kajian Islam Majelis Taklim (MT) As-Sa’adah dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kecamatan Karangpucung tidak hanya menjadi sarana memperkuat pemahaman keagamaan dan mempererat tali silaturahmi, tetapi juga diisi dengan aksi kepedulian sosial serta edukasi pelestarian lingkungan.
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah penyerahan bantuan modal usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cilacap melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Karangpucung kepada sejumlah warga penerima manfaat. Aksi ini berlangsung pada momen kajian Islam MT As-sa’adah di Pendopo Kecamatan Karangpucung (9/10/2026)
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Melalui bantuan modal usaha tersebut, para penerima manfaat diharapkan dapat mengembangkan kegiatan ekonomi secara produktif dan berkelanjutan. Dukungan ini juga diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi, meningkatkan pendapatan keluarga, serta membuka peluang bagi masyarakat untuk memperbaiki taraf hidupnya.
Penyaluran bantuan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa nilai-nilai keagamaan dapat diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Semangat berbagi, kepedulian terhadap sesama, dan upaya membantu masyarakat yang membutuhkan menjadi bagian penting dari pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan sosial ini juga melengkapi peran majelis taklim yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat menimba ilmu agama, tetapi juga sebagai ruang untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan memperkuat solidaritas antarwarga. Baca juga Kajian MT As-Sa’adah Membuka Rangkaian HSN Karangpucung
Ketua MT As-Sa’adah, Hj Mualifah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah yang selama ini menunjukkan konsistensi dan antusiasme dalam mengikuti kegiatan kajian keagamaan sejak majelis taklim tersebut berdiri.
“Semoga semangat bapak dan ibu-ibu semua dalam menuntut ilmu agama dapat terus terjaga dan semakin meningkat. Adanya majelis taklim ini juga tidak terlepas dari dukungan serta partisipasi aktif bapak ibu semua yang senantiasa meluangkan waktu untuk hadir, belajar, dan mempererat hubungan persaudaraan,” tuturnya.
Hj Mualifah juga mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa istikamah mengikuti pengajian serta mengamalkan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan kajian Islam tidak hanya menambah wawasan keagamaan, tetapi juga membentuk pribadi yang berakhlakul karimah, memiliki kepedulian terhadap sesama, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Selain menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial, MT As-Sa’adah turut menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, panitia membagikan suvenir berupa tempat minum kepada para jamaah sebagai bagian dari upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Hj Mualifah mengimbau para jamaah agar mulai membiasakan diri membawa tempat minum pribadi ketika menghadiri pengajian maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya. “Kebiasaan sederhana tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi timbulan sampah plastik sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup yang lebih ramah lingkungan,” cetusnya.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi MT As-Sa’adah dalam menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kecamatan Karangpucung. “Momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antarsesama umat Islam, tetapi juga mendorong tumbuhnya masyarakat yang religius, rukun, peduli sosial, dan memiliki kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan,” tandas Hj. Mualifah





