Khutbah Jumat, Meneguhkan Iman dan Takwa, Untuk Mewujudkan Kehidupan yang Damai dan Harmonis

NU Cilacap Online – Sejenak kita inspirasikan bahwa ketika hamba-hamba Allah hadir dalam kehidupan bersama di tengah masyarakat maka kewajiban kita adalah terjaganya kehidupan bersama dalam kedamaian dan kesejahteraan, hadir kita di tengah masyarakat menjadi bagian dari rahmat bagi semesta alam.
Berbagai kebaikan terbuka untuk sempurnakan amal shalih, tiada pembatas bagi mereka untuk menebar kebaikan terhadap sesama.
Khutbah Jumat pada kesempatan ini mengangkat Tema: Meneguhkan Iman dan Takwa, Untuk Mewujudkan Kehidupan yang Damai dan Harmonis. Naskah khutbah ditulis oleh Dr. KH. Muhammad Fakih Khusni, S.Ag., MSI., MM. Ketua dua LD PCNU Kabupaten Wonosobo.
Download Khutbah Jum’at bahasa Indonesia
Khutbah Pertama
إِنَّ الْحَمْدَ للهِ, نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ, وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا,وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا,مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ, وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ .وَأَشْهَدُ أَنْ لآ إِلَهَ إِلاَّ الله ُوَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ . وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد،ٍ خَاتَمِ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِين، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِين. أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِباَدَ اللهِ اُوْصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ المُتَّقُوْنَ. قالَ الله تعالى: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا .يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنيُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.
Saudara-saudara kaum Muslimin yang berbahagia.
Segala puji hanya bagi Allah Tuhan semesta alam, marilah kita senantiasa memuji kebesaran dan kemuliaan-Nya, kita bermohon rahmat kasih sayang-Nya, kita berharap ampunan-Nya, dan tiada henti kita panjatkan doa untuk keridhaan-Nya, marilah bersama kita selalu berusaha untuk menguatkan keimanan dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Yakinkan bahwa Allah ‘Azza wa Jalla berkehendak menganugerahkan kebahagiaan sejati dan keselamatan haqiqi kepada kita dunia akherat dengan keimanan dan ketaqwaan kepada Nya yang senantiasa terjaga.
Shalawat dan salam terbaik serta barkah Allah, senantiasa teranugerahkan kepada baginda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, kepada keluarga dan shahabatnya yang mulia, dan kepada seluruh ummatnya yang selalu mencintainya dan berharap berkah syafaatnya. Sungguh setiap hamba Allah senantiasa berharap syafaat keagungan dan kemuliaan Baginda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dengan teladan terbaik dan amalan sunah yang menghiasi kehidupannya.
Saudara-saudara kaum Muslimin rahimakumullah
Marilah bersama kita menjaga keimanan dan ketaqwaan kita dengan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya, kita implementasikan ketaatan kita kepada Allah dan Rasul-Nya dengan melaksanakan ibadah sebaik-baiknya dan dengan beramal shalih sebanyak-banyaknya. Kita ciptakan kehidupan terbaik untuk kebahagiaan haqiqi fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina adzabannar.
Marilah bersama kita menguatkan keimanan dan meningkatkan ketaqwaan dengan ketaatan dalam keteladan terbaik Baginda Nabi Muhammad Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, keteladanan terbaik para Shahabatnya yang mulia dan keteladanan terbaik para ulama yang membimbing kita, dalam menunaikan syariat Ilahiyah dengan keimanan dan keislaman yang sempurna, dengan senantiasa berpegang teguh kepada Dinul Islam Rahmatan lil ‘alamin.
Saudara-saudara kaum Muslimin yang berbahagia.
Sungguh rahmat dan karunia Allah adalah anugerah yang agung untuk kemuliaan manusia dalam kehidupannya. Setiap hamba-hamba Allah yang beriman dan berpegang teguh pada agama Allah, mereka akan dianugerahkan petunjuk dan mereka akan pula diberikan pertolongan untuk selalu berada dalam kebenaran dan kebaikan, berada di jalan yang lurus, jalan yang diridhai Allah ‘Azza wa Jalla.
فَاَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِاللّٰهِ وَاعْتَصَمُوْا بِهٖ فَسَيُدْخِلُهُمْ فِيْ رَحْمَةٍ مِّنْهُ وَفَضْلٍۙ وَّيَهْدِيْهِمْ اِلَيْهِ صِرَاطًا مُّسْتَقِيْمًاۗ
Artinya: Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada (agama)-Nya, maka Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat dan karunia dari-Nya (surga), dan menunjukkan mereka jalan yang lurus kepada-Nya. (Al-Qur’an Surah An-Nisa ayat 175)
Ayat ini memberikan ketegasan bahwa siapa saja yang beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan berpegang teguh kepada ajaran Allah, mereka akan dimasukkan ke dalam rahmat kasih sayang-Nya dan sungguh mereka akan selalu berada dalam perlindungan dan rahmat-Nya.
Mereka adalah hamba-hamba Allah yang senantiasa menjaga keimanan dengan ketaatan dan memenuhi ketaatannya dengan kebaikan-kebaikan, hidup ini adalah implementasi atas gerak proses, mencari dan mengumpulkan kebaikan-kebaikan dalam segala hal.
Saudara-saudara kaum Muslimin rahimakumullah
Sejenak kita inspirasikan bahwa ketika hamba-hamba Allah hadir dalam kehidupan bersama di tengah masyarakat maka kewajiban kita adalah terjaganya kehidupan bersama dalam kedamaian dan kesejahteraan, hadir kita di tengah masyarakat menjadi bagian dari rahmat bagi semesta alam. Berbagai kebaikan terbuka untuk sempurnakan amal shalih, tiada pembatas bagi mereka untuk menebar kebaikan terhadap sesama.
Hamba-hamba Allah yang beriman menghiasi keimanannya dengan beramal shalih dan menyempurnakan amal shalihnya dengan menebar kebaikan, ciptakan maslahat terhadap sesama tanpa memandang warna kulitnya, asal daerahnya, logat bahasa, gaya bicaranya dan perbedaan lainnya. Inilah implementasi ketaqwaan.
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ: انْظُرْ، فَإِنَّكَ لَسْتَ بِخَيْرٍ مِنْ أَحْمَرَ وَلَا أَسْوَدَ إِلَّا أَنْ تَفْضُلَهُ بِتَقْوَى.
Artinya: Sesungguhnya Nabi Muhammad SAW pernah bersabda kepadanya: ‘Perhatikanlah, sesungguhnya kebaikanmu bukan karena kamu dari kulit merah dan tidak pula dari kulit hitam, melainkan kamu beroleh keutamaan karena takwa kepada Allah,” (H.R. Ahmad).
Sangatlah nyata kebersamaan terjaga dalam pribadi setiap hamba Allah yang beriman dan bertaqwa. Mereka penuhi setiap kebaikan dalam dimensi ketaqwaan, menjadi esensi dari keimananya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ingatlah bahwa Allah yang Maha Berkehendak atas segala kuasa-Nya.
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ
Artinya: Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. Al-Hujurat ayat 13)
Pesan langit melalui ayat ini sangat nyata dan universal, bahwa Islam telah menghapus adanya perbedaan “kasta strata suku bangsa” dalam kehidupan bermasyarakat, Islam menguatkan kualitas ketaqwaan sebagai jaminan kemuliaan di sisi Allah.
Sungguh informasi ayat ini menegaskan bahwa penentu kemuliaan sebagai hamba Allah adalah kualitas ketaqwaannyabukan karena mulianya nasab, berlimpahnya harta, indah menariknya bentuk rupa ataupun status profesinya.
Sungguh mempesona, ihtiar hamba-hamba Allah yang beriman menuju kemuliaan bukan berdimensi materi duniawi, akan tetapi penentu kemuliaan hamba Allah yang beriman adalah ketakwaannya. Ketahuilah bahwa ketakwaan itu diraih oleh hamba-hamba Allah yang beriman dengan beramal shalih, berbuat kebaikan dalam semua dimensi kehidupannya.
اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاۤئِ ذِى الْقُرْبٰى وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
Artinya: Sesungguhnya Allah menyuruh kalian untuk berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia Allah memberi pengajaran kepada kalian agar dapat mengambil pelajaran. (QS. An-Nahl ayat 90)
بَارَكَ اللهُ لِي وَلكُمْ فِى الْقُرآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِى وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّى وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ , وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاَنْتَ خَيْرُ الرَّحِمِيْنَ.
Khutbah Kedua
اَلْحَمْدُ لله الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَـقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُوْنَ ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اله إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَباَرِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ. اَمَّا بَعْدُ:
فَيَااَ يُّهَاالنَّاسُ اِتَّقُوااللهَ تَعَالىَ. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ .فَقَالَ تَعَالىَ: اِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِىْ يَاَ يُّهَاالَّذِيْنَ آمَنُوْاصَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلىَ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ. وَبَارِكْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلىَ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِهِ وَأًصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ. وَعَلَيْنَا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِماَتِ, وَاْلمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ, اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ يَا قَاضِيَ اْلحَاجَاتِ.
رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِاْلحَقِّ وَأَنْتَ خَيْرُ اْلفَاتِحِيْنَ .اَللّٰهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَالسَّلَامَ تَبَارَكْتَ وَتَعَالَيْتَ يَاذَاالْجَلَالِ وَاْلإِكْرَامِ. اَللّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّاالْغَلاَءَ وَالْوَبَاءَ, وَسُوْءَالْفِتَنِ مَاظَهَرَ مِنْهَا وَمَابَطَنَ, عَنْ بَلَدِنَا هَذَاخَاصَّةً, وَعَنْ سَائِرِ بَلاَدِالْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً, يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ .رَبَّنَا اَتِنَافِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَالْحَمْدَ للهِ رَبَّ الْعَالَمِيْنَ .
عِبَادَالله اِنَّ اللهَ يَأْمُرُبِالْعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَاِيْتَاءِذِى الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْىِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ فَاذْكُرُوااللهَ الْعَظِيْمِ يذكركم وَاشْكُرُوهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ. وَلَذِكْرُاللهِ اَكْبَرُ.
Download Khutbah Jum’at bahasa Jawa
Editor bahasa: Khayaturrohman





