KH Charir Muharir Abdurrohim dan KH Roidi Farisie, Nahkoda Baru PCNU Kota Banjar Masa Khidmat 2025-2030

NU Cilacap Online – KH Charir Muharir Abdurrohim dan KH Roidi Farisie terpilih sebagai Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Banjar masa Khidmat 2025-2030. Keduanya merupakan pasangan nahkoda baru bagi kemandirian dan kemajuan PCNU Kota Banjar, Jawa Barat.
Hal itu resmi menjadi keputusan dalam sidang rapat pleno Konferensi Cabang (Konfercab) ke VI PCNU Kota Banjar yang berlangsung pada hari Selasa, 26 Sya’ban 1446 H bertepatan 25 Februari 2025. Bertempat di Gedung Kantor PCNU Kota Banjar yang berkedudukan di Jl. Banjar – Langensari, Mulyasari, Kec. Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat.
Pimpinan sidang sekaligus sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Barat (PWNU Jabar) KH Aceng Amrullah, atas mandat langsung dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Hj Ai Rahmayanti selaku Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjend) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengatakan bahwa keputusan ini final, sesuai tahapan mekanisme, dan disetujui oleh musyawirin.
“Bahwa Rais Syuriyah adalah KH Charir Mucharir Abdurrohim. Hal demikian melalui mekanisme sistem AHWA, yang terdiri dari para Rais Syuriyah MWCNU di lingkungan Kota Banjar,” akunya.
“Adapun KH Charir Mucharir Abdurrohim terpilih menjadi Rais Syuriyah masa khidmat 2025-2030, karena selain ketokohannya, juga kealimannya. Bahkan beliau juga seorang akademisi, kini beliau merupakan Rektor Institut Miftahul Huda Al-Azhar (IMA) Citangkolo, Kota Banjar,” terangnya.
Adapun untuk pemilihan ketua Tanfidziyah melalui pemilihan langsung, pada tahapan bakal calon muncul 2 nama yakni KH Roidi Farisie yang mendapat 3 suara, dan Kiai A Muhtar mendapat 1 suara. Kemudian pada tahap pemilihan calon KH Roidi Farisi mendapat 3 suara dan 1 suara abstain (keluar dari forum).
“Sehingga secara otomatis suara terbanyak adalah KH. Roidi Farisie, maka ketua Tanfidziyah masa khidmat 2025-2030 beliau. Ini berarti beliau terpilih lagi untuk periode yang kedua, Semoga Amanah dan makin maju,” imbuhnya.
Adapun KH Roidi Farisie merupakan pengasuh Pondok Pesantren Darul Hikam Kota Banjar, dan juga menjabat sebagai Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Kasi PHU) Kantor Kementerian Agama Kota Banjar.
Hadir dalam kesempatan Konfercab ke-VI PCNU Kota Banjar seperti Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjend) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Hj Ai Rahmayanti, Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Barat KH Muin Abdurrahim, Ketua PWNU Jawa Barat KH Juhadi Muhammad, Sekretaris PWNU Jawa Barat KH Aceng Amrullah, Ketua PCNU Kabupaten Ciamis KH Arief Ismail Chowas.
Hadir juga pejabat Rais Syuriah PCNU Kota Banjar masa khidmat 2020-2025 yang sekaligus Wakil Walikota Banjar H Supriana, Kemenag Kota Banjar, Kalapas, Kepala KPA, Forkopimda, dan pengurus NU se-Kota Banjar mulai dari PCNU, MWCNU hingga Ranting NU termasuk banom dan lembaganya. (IHA)