Unugha-Bawaslu Cilacap Tanda Tangani Nota Kesepahaman

NU CILACAP ONLINE – Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap resmi menjalin kerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cilacap melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang penguatan kelembagaan dan pengawasan partisipatif Pemilu.
Penandatanganan berlangsung pada Rabu (22/10/2025) di Kampus UNUGHA, bertepatan dengan momen ramah tamah setelah upacara Hari Santri Nasional.
Penandatangan dilakukan oleh Ketua Bawaslu Soim Ginanjar dan Rektor UNUGHA Prof Dr Lutfi Hamidi disaksikan oleh tamu yang hadir.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Cilacap Soim Ginanjar menyampaikan apresiasi atas sambutan baik dari UNUGHA. Ia menjelaskan bahwa penandatanganan MoU dengan perguruan tinggi merupakan amanah dari Bawaslu RI dalam rangka memperkuat pengawasan partisipatif melalui kolaborasi dengan kalangan akademik.
“Kami menggandeng UNUGHA karena masyarakat kampus adalah masyarakat yang adaptif dan memiliki peran strategis dalam penguatan demokrasi. Melalui kerja sama ini, kami berharap kegiatan edukatif dan sosialisasi tentang kepemiluan bisa masuk ke lingkungan mahasiswa, baik secara formal maupun non-formal,” ujar Soim. Baca juga Bawaslu Cilacap Gandeng Banser Wujudkan Pemilu Damai
Ia menambahkan bahwa keterlibatan perguruan tinggi sangat penting, bukan hanya untuk edukasi politik, tetapi juga dalam membangun kesadaran bersama tentang pentingnya penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat.
“Kampus adalah sumber pengetahuan dan peradaban. Bersama Bawaslu, kita ingin memastikan proses demokrasi berjalan dengan integritas,” tegasnya. Baca juga Gelar Sekolah Pemilu, Wujud Ikhtiar Khidmat Kebangsaan NU
Mengawal Proses Demokrasi
Sementara itu, Rektor UNUGHA Cilacap, Prof Dr Lutfi Hamidi, menyambut baik kerja sama ini. Ia menilai, kemitraan dengan Bawaslu merupakan bentuk komitmen moral kampus dalam ikut mengawal proses demokrasi di Indonesia. Baca juga Politeknik Negeri Cilacap-LAZISNU Cilacap Sepakati MoU
“Kami berterima kasih kepada Bawaslu atas kepercayaan dan kerja sama ini. UNUGHA memiliki kewajiban moral untuk turut mengawasi jalannya demokrasi agar berlangsung secara jujur dan bersih,” tutur Prof Lutfi
Lebih lanjut, Prof Lutfi menjelaskan bahwa kolaborasi ini juga dapat mendukung program pengabdian masyarakat (PKM) dan kegiatan kemahasiswaan yang selaras dengan Panca Dharma Perguruan Tinggi UNUGHA.
“Kami memiliki banyak sumber daya manusia, tetapi kadang terkendala biaya dalam pelaksanaan program pengabdian. Dengan adanya kolaborasi seperti ini, tentu akan saling menguatkan. Minimal, mahasiswa kami bisa ikut serta mengawasi penyelenggaraan kegiatan demokrasi di lingkungan kampus,” imbuhnya.
Sebagai penutup, Prof Lutfi berharap kerja sama antara UNUGHA dan Bawaslu Cilacap dapat berlanjut dalam berbagai bentuk kegiatan edukatif, riset, dan advokasi publik, demi terwujudnya pemilu yang berintegritas serta peningkatan kesadaran politik masyarakat, khususnya di kalangan mahasiswa Nahdliyyin. (Naeli Rokhmah)