Gus Nas; Ketika Tatanan Kompak, Organisasi Akan Semakin Kuat

NU CILACAP ONLINE – Semakin kompak tatanan sebuah organisasi maka akan semakin kuat pula organisasi tersebut. Demikian disampaikan oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Cilacap KH Nasrulloh (Gus Nas) pada acara penguatan kapasitas kelembagaan di MTs Maarif Jeruklegi, Kamis (31/08/2023).

Turba kali ini mengetengahkan peran NU dalam ekonomi kerakyatan. NU Gus Nas mengungkap bahwa dalam hal ini, PCNU Cilacap sudah mulai hadir dengan keberadaan LAZISNU dan beberapa lembaga NU lainnya. Diakui keadaan ini tidak terlepas dari kekompakan organisasi di NU Cilacap.

“Kekompakan warga NU baik di tingkat cabang, MWC, hingga ranting inilah mendorong pergerakan LAZISNU bisa mencuat ke permukaan. Menjadi LAZ terbaik se Indonesia,” kata Gus Nas.

Selain LAZISNU, Gus Nas menyebut Kelompok Bimbingan Haji Nahdlatul Ulama (KBIHNU) Cilacap juga terbaik. Selanjutnya BMT milik NU pun tak kalah bagusnya.

“Dari kelembagaan, NU semakin kompak. LAZISNU Cilacap terbaik. KBIHNU terbaik. BMT NU Cilacap juga semakin baik,” katanya.

Gus Nas mengungkap bahwa NU sebagai organisasi berbeda dengan lain. NU adalah organisasi yang mapan. Ini terlihat hari strukturnya yang lengkap mirip seperti negara.

“Dari kelembagaan NU, NU semakin kompak. Tatanan organisasi NU itu kuat. NU mempunyai akar organisasi sampai ke ranting. Berbeda dengan organisasi lain, paling banter tingkat kecamatan,” ujarnya.

Baca juga Gus Nas: NU Cilacap Harus Menjawab Kebutuhan Umat

NU Berkontribusi Pada Pembangunan

Hadir di tengah-tengah kegiatan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah Hj Siti Rosidah menguatkan paparan Ketua PCNU Cilacap. Kekompakan tatanan organisasi penting dalam rangka NU bisa berkontribusi dalam Pembangunan.

Ia menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah sudan 5 23 %. Ini memiliki harapan yang lebih baik, salah satuya sebab adanya KUR yang menjadi jembatan menyalurkan modal. APBD Jawa Tengah bisa mennsuport pertumbuhan perekonomian di antaranya mengurangi turunnya nilai tukar petani.

“Dengan begitu perlunya permberdayaan ekonomi berangkat dari potensi yang ada pada diri sendiri. Yang penting itu aktingnya bukan konsepnya. Satu penguatan ekonomi harus kompak agar tercapai dan terealisasi,” tegas Kak Ros sapaan akrabnya.

Turba hari itu adalah titik ke 8 dari 12 titik yang menjadi target PCNU Cilacap. Kegiatan tersebut menyasar pada 3 kecamatan yakni Jeruklegi, Cilacap Tengah dan Cilacap Selatan. (Muhtarom/Naeli)

Baca juga Gus Nas Apresiasi Kinerja Lembaga dan Badan Otonom NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button