Serunya Karnaval Takbir Keliling Warga Cilempuyang

NU CILACAP ONLINE – Suasana malam takbiran di Dusun Cikarag, Desa Cilempuyang, berlangsung meriah melalui kegiatan Karnaval Takbir Keliling yang digelar oleh Yayasan Assiqyul Uluum Al-Hajj. Acara ini diikuti oleh peserta dari berbagai mushola dan masjid di sekitar wilayah, menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan masyarakat.

Kegiatan Karnaval Takbir Keliling yang diselenggarakan oleh Yayasan Assiqyul Uluum Al-Hajj sukses menyedot antusiasme masyarakat. Sejak sore hari, peserta dari berbagai mushola dan masjid telah berkumpul dengan membawa atribut dan kreasi masing-masing, menciptakan suasana penuh semangat dan kebersamaan dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Acara secara resmi dibuka dan disambut oleh Ketua Yayasan Assiqyul Uluum Al-Hajj. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh peserta dan warga untuk menjadikan momentum takbir keliling sebagai sarana memperkuat persaudaraan, persatuan, serta nilai-nilai keislaman.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mengumandangkan takbir, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ujarnya.

Sebagai tanda dimulainya karnaval, dilakukan prosesi simbolis pemotongan pita oleh Kepala Desa Cilempuyang, Hasan Mubarok. Dengan penuh khidmat, pemotongan pita tersebut menjadi penanda dilepasnya peserta karnaval takbir keliling yang kemudian menyusuri rute yang telah ditentukan. Baca juga Senandung Ramadhan Warnai Nuzulul Qur’an di Cikarag

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai unsur pengamanan. Turut hadir dan membersamai jalannya acara, petugas Trantibum Kecamatan Cimanggu yang berkolaborasi dengan Banser NU, Hansip, Kokam, serta Pemuda Pancasila. Sinergi antar elemen ini memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Semarak takbir yang menggema di sepanjang jalan, dipadukan dengan kreativitas peserta dalam menampilkan berbagai ornamen Islami, menjadikan karnaval ini tidak hanya sebagai tradisi, tetapi juga hiburan religius yang memperkuat identitas kebersamaan masyarakat.

Pada akhir kegiatan, panitia juga mengumumkan para pemenang karnaval yang dinilai berdasarkan kekompakan, kreativitas, dan semangat peserta. Juara ketiga diraih oleh tuan rumah, yaitu MDT Assiqyul Uluum Al-Hajj.

Sementara itu, juara kedua diraih oleh Remaja Masjid Ash-Sholihin Lamban. Adapun juara pertama berhasil diraih oleh Remaja Mushola Al Fatah yang sekaligus mempertahankan piala bergilir untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilestarikan sebagai tradisi positif yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam nuansa religius, harmonis, dan penuh kebahagiaan.

Penulis: Budi Ariwibowo
Editor: Naeli Rokhmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button