Olimpiade Madrasah Indonesia 2026 Tingkat Kabupaten Cilacap di Gelar, 1.281 Siswa Siap Berkompetisi

NU Cilacap Online – Sebanyak 1.281 peserta didik dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA sederajat siap berkompetisi dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Cilacap.
Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cilacap, KH Aziz Muslim, di MAN 1 Cilacap, Senin (7/9/2026).
Pembukaan OMI 2026 turut dihadiri Ketua Pokjawas Madrasah, Kepala MAN 1 Cilacap, para pendamping, serta perwakilan peserta yang mengikuti kompetisi tingkat Kabupaten Cilacap.
OMI 2026 menjadi salah satu wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan akademik, khususnya dalam bidang sains dan riset. Untuk bidang sains, pelaksanaan tingkat Kabupaten Cilacap berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 September 2026.
Dengan jumlah peserta mencapai 1.281 siswa, kompetisi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga mendorong peserta didik agar semakin mencintai ilmu pengetahuan dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Dalam sambutannya, Kakankemenag Cilacap H. Aziz Muslim mengajak para peserta untuk tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengamati berbagai fenomena yang terjadi di lingkungan mereka.
“Agama memerintahkan kita untuk membaca sekeliling kita. Ada perubahan cuaca yang ekstrem, terjadi bencana. Ini menjadi tugas kita, generasi muda, bagaimana mencintai alam, mencintai ilmu pengetahuan, melakukan riset, dan sebagainya,” ungkap Aziz.
Sumber Pembelajaran dan Bahan Untuk Penelitian
Menurutnya, berbagai fenomena di sekitar dapat menjadi sumber pembelajaran sekaligus bahan untuk melakukan penelitian. Karena itu, generasi muda madrasah perlu memiliki rasa ingin tahu dan kemampuan untuk mencari solusi melalui ilmu pengetahuan dan riset.
Aziz juga berharap madrasah di Kabupaten Cilacap ke depan semakin memiliki keunggulan dalam bidang sains dan riset. Penguatan kemampuan intelektual, kata dia, harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter dan penguatan spiritual peserta didik.
“Harapannya anak-anak kita akan menjadi ulul albab, memiliki kedalaman intelektual dan spiritual,” pungkasnya.
Melalui OMI 2026, para peserta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membangun budaya kompetisi yang sehat, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan.
Ajang tersebut juga menjadi momentum untuk memetakan potensi siswa di bidang sains serta memberikan ruang bagi lahirnya generasi madrasah yang unggul, kritis, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap persoalan di lingkungan sekitarnya.
Penulis: Khayaturrohman





