Tebar Kebaikan; Begini Cara Muhammadiyah Karangpucung Sambut Hari Santri

NU CILACAP ONLINE – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 tingkat Kecamatan Karangpucung terus diwarnai dengan beragam kegiatan keagamaan dan sosial. Pimpinan Cabang (PC) Muhammadiyah dan Aisyiyah Kecamatan Karangpucung kembali menunjukkan partisipasinya melalui kegiatan Jumat Berkah pada Jumat (16/10) dan Kajian Ahad Pagi pada Ahad (18/10), yang dipusatkan di Masjid Al-Munawaroh, Ciporos, Karangpucung.
Kedua kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HSN 2026. Tidak hanya menjadi sarana memperkuat nilai-nilai spiritual, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kepedulian sosial serta upaya membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan Jumat Berkah dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan mempererat tali silaturahmi. Sementara itu, Kajian Ahad Pagi menjadi ruang bagi jamaah untuk memperdalam pemahaman keislaman, menambah wawasan keagamaan, serta memperkuat keimanan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Karangpucung, H Wahidin, menyampaikan bahwa pelaksanaan kedua kegiatan tersebut masih menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kecamatan Karangpucung tahun 2026. Baca juga Geliat Muhammadiyah Karangpucung Peringati Hari Santri
“Jumat Berkah dan Kajian Ahad Pagi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional tingkat Kecamatan Karangpucung. Kami ingin momentum Hari Santri tidak hanya diperingati melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diisi dengan kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dalam bidang sosial maupun keagamaan,” ujar H Wahidin.
Menurutnya, semangat Hari Santri perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang mencerminkan nilai-nilai keislaman, kepedulian, kebersamaan, dan semangat menuntut ilmu. “Dengan demikian, peringatan HSN tidak berhenti pada perayaan semata, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Wahidin.
Keterlibatan Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam rangkaian kegiatan HSN 2026 juga mencerminkan semangat kolaborasi antarelemen masyarakat dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis. Perbedaan organisasi tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama menebarkan kebaikan dan menghadirkan manfaat bagi umat.
“Melalui kegiatan Jumat Berkah dan Kajian Ahad Pagi, PC Muhammadiyah dan Aisyiyah Karangpucung berharap semangat Hari Santri Nasional dapat terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari, melalui kepedulian terhadap sesama, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta terpeliharanya ukhuwah dan persaudaraan di tengah masyarakat” tandas Wahidin.
Kontributor: Nesy Faska Maulidia
Editor: Naeli Rokhmah