Meriahnya Puncak Hari Santri 2026 di Lapangan Sunan Kalijaga

Semaraknya Parade Budaya, Donor Darah, Hingga Cek Kesehatan Gratis

NU CILACAP ONLINE – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Cilacap menggelar puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 melalui upacara di Lapangan Sunan Kalijogo Kuripan Kidul, Kamis (22/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi warga Nahdlatul Ulama (NU), menumbuhkan semangat kebersamaan, serta mengapresiasi kreativitas dan prestasi para santri.
‎
‎Rangkaian acara diawali dengan upacara Hari Santri Nasional yang berlangsung pukul 08.00–09.30 WIB. Kegiatan ini melibatkan jajaran pengurus PCNU Cilacap, unsur Syuriyah dan Tanfidziyah, lembaga, badan otonom (Banom) NU, pondok pesantren, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta pemerintah desa.
‎
‎Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Parade Budaya Santri yang dipersiapkan oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Cilacap. Parade ini menjadi ruang bagi pondok pesantren untuk menampilkan kekayaan budaya, kreativitas, serta tradisi yang berkembang di lingkungan pesantren.
‎
‎Puncak kegiatan juga diisi dengan pengumuman dan penyerahan hadiah kepada para pemenang perlombaan Musabaqah Qiraatil Kitab (MQK) dan Turnamen Mini Soccer antarsantri pondok pesantren. Kedua perlombaan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong semangat kompetisi yang sehat, meningkatkan kecintaan terhadap khazanah keilmuan Islam, serta mengembangkan bakat dan kebersamaan di kalangan santri.
‎
‎Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah
‎
‎Selain kegiatan seremonial dan perlombaan, peringatan HSN 2026 di Cilacap juga diisi dengan kegiatan sosial berupa layanan kesehatan gratis dan donor darah.
‎
‎Posko kesehatan  oleh LAZISNU Cilacap bersama tim kesehatan PC JRA Wijayakusuma Cilacap.
‎Masyarakat dan peserta kegiatan dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis, meliputi pengecekan gula darah, kolesterol, tekanan darah, dan asam urat.
‎
‎Adapun layanan donor darah diperuntukkan bagi peserta yang memenuhi persyaratan, yakni berusia minimal 17 tahun, memiliki berat badan minimal 50 kilogram, serta dalam kondisi sehat jasmani dan rohani. Baca juga Semangat HSN, Muhammadiyah Karangpucung Aksi Donor Darah
‎
‎Kegiatan sosial ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus mengajak warga untuk berbagi dan membantu sesama melalui donor darah.

‎Festival Hadroh dan Malam Refleksi Hari Santri

‎Rangkaian HSN 2026 di Cilacap juga dijadwalkan dimeriahkan dengan Festival Hadroh Antar-MWCNU pada pukul 13.00–17.30 WIB. Setiap Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) didorong mengirimkan satu grup hadroh sesuai ketentuan teknis yang telah ditetapkan panitia.
‎
‎Sementara itu, pada malam hari, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai, digelar Malam Refleksi Hari Santri, Doa dan Sholawat Bersama. Kegiatan ini menghadirkan Gus Ali Mundzir Kudus bersama Grup Ihyaussholawat dan terbuka bagi warga NU, santri, masyarakat umum, serta jamaah.
‎
‎PCNU Cilacap mengajak seluruh MWCNU dan elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026. Seluruh MWCNU juga diminta menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan HSN melalui Kesekretariatan PCNU Cilacap.
‎
‎Melalui berbagai kegiatan tersebut, peringatan HSN diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah, menumbuhkan kecintaan terhadap pesantren, serta mendorong santri untuk terus berkontribusi dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
‎
‎Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Cilacap menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran santri dalam menjaga tradisi keilmuan Islam, merawat persatuan, dan mengambil bagian dalam pembangunan Indonesia (Khayaturrohman)
‎

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button