Manasik Haji 2026 Wujudkan Haji Ramah Lansia dan Disabilitas

NU CILACAP ONLINE – Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Cilacap sukses menyelenggarakan kegiatan Manasik Haji Terintegrasi tahun 1447 H/2026 M dengan tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan.

Acara yang digelar pada 14–17 Februari 2026 di Gedung Sekber MWCNU Kecamatan Cimanggu diikuti oleh 90 calon jamaah haji dari Kecamatan Cimanggu dan Karangpucung.

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan materi komprehensif pelayanan dan ibadah selama haji dari pemateri berkompeten guna mempersiapkan jamaah secara fisik, mental, dan spiritual.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap dengan mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan”, sebagai wujud komitmen memberikan pelayanan haji yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh jamaah tanpa terkecuali.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, H. Banu Tolib, hadir langsung menjadi narasumber sekaligus memberikan pembekalan penting kepada para calon jamaah haji. Baca juga Calon Jamaah Haji 2025 Ikuti Manasik Massal

Dia menyampaikan materi dengan penuh semangat dan memberi pencerahan seputar layanan dan ibadah haji, khususnya menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental.

Materi manasik mencakup berbagai topik strategis, mulai dari layanan dan ibadah selama di Arafah dan Muzdalifah, layanan jamaah haji di Makkah, persiapan dan pelayanan saat embarkasi, aktivitas jamaah di pesawat dan bandara, hingga praktik manasik umrah dan haji.

Para narasumber seperti KH. Abdul Hamid, H. Imam Wahyudi, serta Drs. KH. Suratman juga mengisi sesi-sesi penting sesuai jadwal, sehingga peserta memperoleh wawasan lengkap dan praktis.

Acara ini juga memuat praktik langsung manasik umrah dan manasik haji, sehingga jamaah memperoleh pengalaman nyata sebelum melaksanakan ibadah di Tanah Suci.

Kegiatan berjalan dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Banyak peserta menyatakan rasa syukur dan semangat mereka meningkat setelah mengikuti sesi materi yang disampaikan para pemateri.

Pada kesempatan tersebut, Panitia Penyelenggara Manasik Haji Terintegrasi, khususnya di tingkat kecamatan Cimanggu dan Karangpucung, menyampaikan ucapan terima kasih.

Ucapan apresiasi disampaikan oleh KH. Syaiful Majid Darkino selaku Penanggung Jawab Panitia kegiatan di wilayah Cimanggu dan Karangpucung:

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemateri, pengurus, panitia, dan peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga ilmu dan bekal yang diperoleh menjadi bekal yang maksimal bagi seluruh jamaah haji dalam melaksanakan rukun Islam kelima ke Tanah Suci.” katanya.

Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, para narasumber, serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya manasik ini dengan lancar, aman, dan penuh makna.

Sebagai puncak dari rangkaian kegiatan Manasik Haji Terintegrasi, panitia menyelenggarakan praktik langsung manasik umrah dan haji.

Praktik ini dirancang agar setiap calon jamaah tidak hanya memahami teori secara konsep, tetapi juga secara nyata mempraktikkan langkah-langkah ibadah yang akan dilakukan di Tanah Suci.

Dalam sesi praktik, seluruh peserta menjalani simulasi lengkap mulai dari talbiyah, thawaf, sai, wukuf, hingga rukun-rukun haji lainnya.

Kegiatan praktik ini dipandu secara langsung oleh pemateri berpengalaman sehingga jamaah mendapatkan panduan yang tepat dan penuh makna.

Kegiatan ini menjadi momen inti yang dinantikan para peserta, karena sekaligus menjadi bentuk latihan terakhir sebelum mereka benar-benar menunaikan ibadah haji.

Kegiatan Manasik Haji Terintegrasi ini menjadi bagian penting dalam persiapan jamaah menuju ibadah haji yang tidak hanya benar secara teknis, tetapi juga ramah dan nyaman bagi kelompok lansia, penyandang disabilitas, serta jamaah perempuan.

Kontributor : Budi Ariwibowo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button