KH Paiman Sahlan: 5 Hal yang Harus Kita Siapkan Saat Ramadhan

NU Cilacap Onlne  Kaum Muslimin muslimat, pemirsa dan pembaca rahimakumullah, persiapan apa yang harus kita lakukan ketika menghadapi bulan Ramadhan? Ada beberapa hal penting yang perlu kita siapkan agar ibadah kita maksimal.

Hal pertama yang paling utama adalah ilmu. Mengapa? Karena ilmu menentukan kualitas amal kita. Jika kita beribadah tanpa dasar ilmu, maka amal tersebut berisiko rusak atau tidak diterima.Sebagaimana disebutkan oleh Sahabat Umar bin Abdul Aziz

 مَنْ عَبَدَ اللَّهَ بِغَيْرِ عِلْمٍ كَانَ مَا يُفْسِدُ أَكْثَرَ مِمَّا يُصْلِحُ

Artinya: “Siapa yang beribadah kepada Allah tanpa didasari ilmu, maka kerusakan yang ia perbuat lebih banyak daripada maslahat yang diperoleh.”

Kita harus tahu tata cara berpuasa yang benar. Tanpa ilmu, mungkin kita hanya mendapatkan rasa lapar dan dahaga saja tanpa pahala. Kita perlu paham hal-hal mendasar seperti:

Kapan waktu niat puasa yang tepat?, Kapan waktu berbuka yang benar?. Memastikan jadwal berbuka sesuai dengan lokasi kita (jangan sampai terkecoh suara azan dari daerah lain di media sosial atau televisi).

Kedua, kita harus menyadari bahwa Ramadhan adalah bulan pahala yang penuh balasan dari Allah. Mengingat umur umat Nabi Muhammad SAW rata-rata hanya berkisar antara 60 hingga 70 tahun, namun waktu kita di alam kubur dan akhirat akan sangat lama (ribuan tahun bahkan kekal).

Waktu Yang Strategis Untuk mengumpulkan Bekal Amal

Ramadhan adalah waktu yang sangat strategis untuk mengumpulkan bekal amal. Jangan biarkan Ramadhan berlalu tanpa rencana. Setidaknya milikilah target pribadi, seperti: Target khatam Al-Qur’an minimal tadarus satu juz per hari,  menjaga salat Tahajud, dan memperbanyak sedekah karena pahalanya akan dilipatgandakan.

Persiapan ketiga adalah membersihkan hati. Kita memasuki bulan yang suci, maka kita pun harus dalam keadaan suci. Hilangkan rasa permusuhan, Buang rasa dendam dan dengki,

Dengan hati yang bersih, kita akan lebih mudah dan ringan dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT.

Puasa membutuhkan tubuh yang sehat agar kita mampu menjalankan ibadah dengan maksimal. Islam mengajarkan keseimbangan antara ibadah dan menjaga kesehatan.

Biasakan pola makan yang sehat, Kurangi begadang yang tidak bermanfaat,jaga kesehatan tubuh dan Perbanyak istirahat yang cukup. Dengan tubuh yang sehat, kita akan lebih kuat menjalankan: Puasa, Shalat tarawih, Tadarus Al-Qur’an, Qiyamul lail dan Aktivitas ibadah lainnya.

Ke-empat kita harus bersyukur karena masih diberi umur dan kesempatan oleh Allah untuk bertemu kembali dengan bulan Ramadhan. Cara mensyukurinya adalah dengan menumbuhkan semangat (ghirah) yang kuat untuk beribadah. Tingkatkan amalan salat sunnah, sedekah, dan kebaikan lainnya sebagai bukti rasa syukur kita atas umur panjang yang berkah ini.

Pemirsa dan pembaca NU Cilacap Online yang di Rahmati Allah SWT

Hal kelima adalah menyiapkan target dan program ibadah selama Ramadhan. Jangan sampai Ramadhan berlalu tanpa bekas dalam hidup kita.

Misalnya target khatam Al-Qur’an, target shalat berjamaah dan tarawih, target sedekah dan berbagi, target memperbaiki hubungan dengan sesama, target meninggalkan kebiasaan buruk yang tidak berfaidah.

Ramadhan hanya datang setahun sekali. Orang yang cerdas adalah orang yang memanfaatkan setiap detik Ramadhan untuk mendekat kepada Allah SWT.

Marilah kita sambut Ramadhan dengan persiapan terbaik. Jangan sampai kita termasuk orang yang menyia-nyiakan bulan penuh keberkahan ini.

Mudah-mudahan kita senantiasa diberi petunjuk oleh Allah SWT sehingga dapat beramal saleh di bulan Ramadhan ini dalam keadaan sehat dan mendapatkan pahala dari-Nya.

Penulis: Khayaturrohman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button