Dr. Umi Zulfa; Ramadhan Syahrut Tarbiyah, Bulan Pendidikan

Bulan suci Ramadhan penuh dengan nilai-nilai pendidikan, maka bulan ini disebut dengan Syahrut Tarbiyah atau bulan pendidikan.

Sebagian ulama menyatakan bahwa di dalam kacamata pendidikan pelaksanaan ibadah puasa dibulan Ramadhan menunjukkan proses pendidikan yang sangat besar. Di mana Allah sebagai murobbi nya mendidik secara langsung umat Islam yang beriman agar bisa berubah untuk menjadi orang-orang yang bertakwa.

Hal ini sebagaimana bisa kita lihat dalam ayat yang sangat masyhur yaitu Qur’an surat al-baqarah ayat 183

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

Wahai orang-orang yang beriman. Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,

Konteks Syahrut Tarbiyah adalah tujuan akhir dari kegiatan puasa Ramadhan itu sendiri yaitu taqwa. Artinya bahwa kalau Ramadhan dinisbatkan sebagai peristiwa pendidikan itu memiliki tujuan pendidikan yaitu terjadinya perubahan dari orang muslim yang beriman menjadi orang yang bertaqwa.

Taqwa: Kepatuhan dan Kedisiplinan

Melaksanakan apa yang menjadi ketentuan dari ibadah bulan puasa seperti itu sehingga nanti endingnya akan membawa umat Islam sampai kepada taqwa.

Jika dalam hal ini individu muslim yang berpuasa setelah melaksanakan ibadah puasa Ramadhan ternyata tidak ada perubahan dari yang tadinya sekedar menjadi orang beriman tidak berubah menjadi orang yang bertakwa.

Baca juga

Sesungguhnya taqwa adalah banyak definisi dari para ahli. Salah satunya adalah Ibnul Qoyim. Menurutnya taqwa adalah kepatuhan individu terhadap perkara-perkara yang diperintahkan Allah dan perkara-perkara yang dilarang Allah SWT.

Artinya bahwa dalam konteks ini yang menjadi inti dari takwa adalah kepatuhan. Dalam bahasa manajemen maka kepatuhan itu adalah compliance, compliance with the rules. Artinya bahwa kepatuhan terhadap aturan. Surat An-Nisa’ Ayat 59 menyatakan;

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ ۖ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا

Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

Yang saya tekankan di sini adalah ulil amri minkum sebagai pemegang otoritas atau pembuat aturan. Kalau dalam konteks kita sebagai hamba maka berarti Allah.

Bila konteksnya di lingkungan instansi maka otoritas adalah pimpinan, pemerintah, atau pemimpin keluarga. Maka selanjutnya, kepatuhan pada akan berorintasi pada kedisiplinan. Sehingga seseorang akan menjadi disiplin dalam segala hal. Baik dalam konteks ibadah maupun dalam konteks bekerja.

Pendidikan dan Ketakwaan

Bulan Ramadhan sesungguhnya adalah sedang melaksanakan proses pendidikan yang akan menghasilkan ketaqwaan. Ketaqwaan ini berkontribusi untuk menghadirkan yang namanya perilaku mutu. Apa itu Perilaku mutu? Perilaku mutu adalah perilaku yang efektif dan efisien.

Efektif merujuk kepada derajat ketercapaian tujuan. Sedangkan. efisien merujuk kepada jumlah pengorbanan yang dikeluarkan. baik itu yang berupa tenaga fikiran material dan lain sebagainya.

Dalam rangka mencapai tujuan jika shoim betul-betul sampai kepada ranah ini,  maka taqwa tadi maka akan ada jaminan terbentuknya perilaku mutu.

Berbahagia lah institusi yang memiliki anggota atau para pekerjanya sebagai shoim-shoim yang naik levelnya sampai ke derajat orang yang bertakwa.

Mudah-mudahan kita tergolong shoim-shoim yang bisa menghasilkan perilaku mutu yang bisa berkontribusi secara produktif terhadap kemajuan lembaga kita dan pada umumnya adalah memberikan kemanfaatan untuk umat manusia. (Dr Umi Zulfa/Dwi Rohmatun Janah/Naeli Rokhmah)

Artikel berjudul Ramadhan Syahrut Tarbiyah, Bulan Pendidikan adalah ceramah Dr Umi Zulfa pada program Pojok Ilmu di Youtube Unugha, transkip oleh Dwi Rohmatun Janah (Mahasiswa semester 6 Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Unugha Cilacap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button