Wafiq Azizah, Konsisten di Panggung Shalawat

NU CILACAP ONLINE – Hj Wafiq Azizah tergolong figur yang konsisten di panggung Shalawat sejak era sebelum tahun 2000-an, bahkan saat itu di Indonesia panggung shalawat Indonesia lebih mengenali sosok penyanyi artis cilik bernama Wafiq Azizah itu, yang mampu menembus jutaan keping kaset shalawat.

Hj Wafiq Azizah kelahiran tahun 1987, adalah penyanyi dengan lagu-lagu spesial religi dan shalawat Nabi di Indonesia. Juga pernah meraih prestasi menjuarai lomba MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an) cabang Qari’ah Tingkat ASEAN.

Penyanyi Qasidah shalawat asal kota Magelang sudah mengasah bakatnya sejak masih duduk di bangku sekolah dasar kelas dua. Pernah mengikuti sejumlah perlombaan-perlombaan di kotanya. Hingga ia dapat menjuarai lomba shalawat tingkat kota Magelang.

Tidak tanggung-tanggung, Hj Hj Wafiq Azizah tercatat berhasil melahirkan total 60 an album. Satu di antaranya merupakan project kolaborasi dengan group band Ungu.

Hj Wafiq Azizah yang juga seorang Qari’ah ini telah mencatatkan total 54 single selama karirnya. Yang terbaru adalah lagu Da’i Qalbi keluaran bulan Maret tahun 2023. Lagu yang sangat laris pada masa itu lagu 25 Nabi Album pertama tahun 1999, Shalatumminallah Album Ketiga Tahun 2000. Yatim Piatu Album Keenam Tahun 2003 dan lagu Sepohon Kayu.

Panggung Shalawat di Adipala

Lagu-lagu seperti Alamate Anak Shaleh, Sluku Sluku Bathok, Shalawat Busyro, Shalawat Thibbil Qulub dan lagu lainnya masuk sebagai playlist rangkaian Panggung Shalawat Wafiq Azizah bersama santri-santri Ponpes Darul Fawaid Welahan Wetan Adipala Cilacap, Selasa (3/10/2023).

Hj Wafiq Azizag berpesan kepada para santri. Katanya, sebagai generasi Islam, santri harus gandrung shalawatan salah satu bentuk ungkapan cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW.

“Santri teruslah melantunkan shalawat semoga kita semua termasuk umat Nabi Muhammad SAW yang mendapatkan safa’at mulai di dunia maupun akhirat kelak,” pesannya.

Mbak Wafiq, sapaan akrabnya, mengajak seluruh peserta untuk berdiri dan menyanyikan mars Yahlal Wathan untuk semakin menumbuhkan kecintaan santri ke tanah air Indonesia.

Sementara itu, Jama’ah terlihat tumpah ruah memadati halaman Ponpes Darul Fawaid Desa Welahan Wetan. Mereka tidak hanya warga setempat, tapi yang datang dari berbagai daerah seperti Banyumas, dan dari desa desa di Kecamatan Adipala, Binangun, Nusawungu, Kroya.

Para Jama’ah ini jauh-jauh sengaja hadir selain ingin mengikuti shalawatan bersama Hj Wafiq Azizah. Juga bertabarukan peringatan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW (Maulid Nabi).

Baca juga Tanda Tanda Mencintai Nabi Muhammad SAW

Menurut Kiai Ikhrom Pengasuh Ponpes Darul Fawaid, berbagai macam kegiatan mengisi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Harlah Ponpes ke-14  dua hari yaitu : pada hari Selasa tanggal 3 oktober 2023 menggelar Khotmil Qur’an Walkutub santri putra putri dan Gema Shalawat bersama Hj Wafiq Azizah dari Magelang.

Hari Rabu tanggal 4 Oktober 2023 disi kegiatan Tahlil Akbar dan Pengajian bersama Gus Faris Fuad Hasyim pengasuh Ponpes Buntet Cirebon.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriyah kami barengkan dengan harlah Ponpes. Kegiatan selama dua hari berturut turut. Dengan Khotmil Qur’an walkutub, gema shalawat, tahlil akbar dan pengajian akbar,” ucap Kiai Ihrom kepada NU Cilacap Online di rumahnya. (Rhmn)

Baca juga Jhon Lennon dan Pesan Kemanusiaan di R20 NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button