Serap Dana 105 Juta, Gedung MWCNU Nusawungu Diresmikan

Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Nusawungu lantai dua yang terletak di Desa Danasri Kecamatan Nusawungu diresmikan, Sabtu (09/10). Acara dihadiri oleh Rais Syuriyah Katib Syuriyah, Ketua dan jajaran pengurus harian MWCNU Nusawungu lainnya.

Rais Syuriyah NU Nusawungu, Drs Muslihudin mengatakan bangga dan sekaligus tidak mengira jika MWCNU Nusawungu akhirnya mempunyai gedung semegah itu. Dan semua itu karena atas izin Allah SWT.

“Maka dari itu kita wajib mensyukuri nikmat Allah, seberapa besar doa dan usaha tanpa izin Allah SWT, maka tidak akan terjadi”, tuturnya.

Ketua MWCNU Nusawungu, Kiai Tasno memotong pita tanda peresmian gedung MWCNU. Dalam sambutannya dirinya mengatakan bahwa bangunan lantai dua tersebut rencananya akan digunakan untuk Kantor MWCNU, Banom NU dan lembaga-lembaga di bawah naungan NU lainnya.

Gedung MWCNU Nuswungu dibangun dengan luas bangunan keseluruhan 1.918 m persegi. Proses pembangunan tersebut menghabiskan dana Rp105.000.000. Dana tersebut diperoleh dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Cilacap melalui Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Cilacap

“Pembangunan yang dimulai bulan September sukses menjadi bangunan jadi dan dapat diresmikan langsung sebulan setelahnya. Meskipun proses pembangunan gedung tergolong cepat, namun hasilnya cukup memuaskan,” kata Kiai Tasno S.Ag.

Baca Artikel Terkait”

Ke depan MWCNU Nusawungu akan menambah bangunan dua lantai di sebelah Gedung MWCNU yang sudah ada sekarang ini.

“Rencana MWCNU Nusawungu kedepannya juga ingin membuat lantai dua bangunan yang sudah ada di sebelahnya. Bangunan tersebut sekarang untuk ruang mengaji. Semua Banom NU berharap semoga rencana tersebut bisa cepat terealisasi,” lanjutnya.

Meningkatkan Layanan

Gedung yang baru diresmikan akan dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan organisasi kepada masyarakat. Di samping untuk pertemuan-pertemuan berskala besar, juga untuk pertemuan seluruh elemen MWCNU Nusawungu, termasuk layanan UPZIS Nusawungu yang mengelola Koin NU.

Sementara itu, Ketua Unit Pengelola Zakat Infak dan Shadaqah (UPZIS) MWCNU Nusawungu, Turimin melaporkan perlunya penguatan kapasitas pengurus UPZIS dengan penambahan unsur bendahara.

Beliau mengharap penarikan dan perolehan koin supaya di tingkatkan lagi. Manfaat dari penarikan koin tersebut sudah dirasakan langsung oleh masyarakat luas dan Banom NU. Di antara manfaat koin untuk masyarakat yaitu berupa layanan ambulan gratis.

Acara peresmian Gedung MWCNU Nusawungu juga dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PCFNU) Tun Habibah dan perwakilan Badan Otonom (BANOM) NU se Kecamatan Nusawungu.

Penulis Aida Robiyah
Editor Naeli Rokhmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button