Catatan Redaksi

Selamat Idul Fitri 1442 H / 2021 M, Mohon Maaf Lahir & Batin

Hakikat Idul Fitri

Selamat Idul Fitri 1442 H / 2021 M, Mohon Maaf Lahir & Batin, ucapan tertulis ini Kami sampaikan kepada seluruh pembaca setia NU Cilacap Online, Situs Islam Organisasi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Cilacap, kemudian Kami genapkan dengan ucapan doa;

تقبل الله منا و منكم صيامنا و صيامكم جعلنا الله وإياكم من العائدين و الفائزين كل عام و أنتم بخير

“Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’a Menerima Ibadah (Puasa) Kita, Semoga Allah menjadikan kita semua termasuk orang-orang yang kembali (dalam keadaan suci) dan termasuk orang orang yang mendapatkan kemenangan, dan semoga Anda semuanya senantiasa dalam kebaikan setiap tahun”.

Juga seiring berakhirnya Bulan Ramadhan, Kami sampaikan harapan Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, umur yang barokah dan dapat bertemu lagi di bulan Ramadhan yang akan datang. Insya Allah, Aamiin, yaa Rabbal ‘alamiin.

Hakikat Idul Fitri

Selamat Idul Fitri 1442 H / 2021 M, Mohon Maaf Lahir & Batin. Idul fitri secara bahasa terdiri dari dua unsur kata yaitu id yang memiliki arti harfiah kembali dan fitri yaitu kesucian atau agama yang benar. Menurut salah satu pakar tafsir Indonesia Quraisy Shihab mengatakan bahwa makna fitri/fitrah memiliki tiga makna yaitu agama yang benar, asal kejadian, dan kesucian.

Idul Fitri di maknai kembali agama yang benar bahwa secara bathiniah menuntut keserasian hubungan karena keserasian tersebut merupakan tanda keberagaman yang benar. Artinya ada hubungan yang sesuai antara hamba dengan khalik, makhluk, dan alam semesta.

hakikat memberi maaf adalah menggugurkan hak untuk membalas dendam atau melawan karena kemurahan hati yang bersangkutan, meskipun ia dapat melampiaskan dendam dan permusuhannya. Ibnul Qoyyim

Idul fitri dimaknai dengan asal kejadian mengidentifikasikan bahwa manusia harus ingat kembali kepada purwa daksi (asal dari mana dan akan kemana), sehingga memunculkan kesadaran bahwa dirinya berasal dari Allah dan akan kembali kepada Allah. Dengan begitu, seluruh hidupnya semata-mata mengharap ridha Allah tidak berharap kepada manusia karena yang dituju adalah Allah Sang Pemilik Makhluk.

Terakhir idul fitri dimaknai kesucian memiliki makna tiga penopang utama yaitu keindahan, kebenaran, dan kebaikan. Hal ini dikuatkan dengan pendapat Quraish Shihab kesucian adalah gabungan tiga unsur, yaitu benar, baik dan indah. Sehingga seseorang yang ber-Idul Fitri dalam arti kembali ke kesuciannya akan selalu berbuat yang indah, benar, dan baik.

Saling Memaafkan, Mengapa?

Selamat Idul Fitri 1442 H / 2021 M, Mohon Maaf Lahir & Batin. Memberi maaf merupakan ajaran Islam yang sangat mulia. Memberi maaf termasuk kebaikan hati yang dapat menghindarkan diri dari permusuhan dan dendam yang tidak pernah padam.

Menurut Ibn Al-Qayyim, hakikat memberi maaf adalah menggugurkan hak untuk membalas dendam atau melawan karena kemurahan hati yang bersangkutan, meskipun ia dapat melampiaskan dendam dan permusuhannya. Jadi, pemaaf adalah orang yang tidak mengambil haknya untuk menyakiti, mencaci maki, memusuhi orang lain yang telah menzhaliminya, meskipun ia sanggup melakukannya.

Orang yang bermurah hati seperti itulah yang dijanjikan oleh Allah SWT pahala (kebaikan dunia dan akhirat). “Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan serupa. Maka barangsiapa memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya (menjadi tanggungan) Allah. Sungguh Dia tidak menyukai orang-orang yang zhalim.” (QS.. Asy-Syura [42]: 40).

Semoga dengan saling memaafkan, Kita semua termasuk golongan orang-orang yang dijanjikan pahala kebaikan dunia akhirat oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Aamiin.

Redaksi NU Cilacap Online, dengan segenap kerendahan hati, sekali lagi mengucapkan; Selamat Idul Fitri 1442 H / 2021 M, Mohon Maaf Lahir & Batin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

14 + thirteen =

Back to top button