Robithoh Ma’ahid Islamiyah (RMI)

Robithoh Ma’ahid al Islamiyah disingkat RMI, bertugas melaksanakan kebijakan Nahdlatul Ulama (NU)  dibidang pengembangan pondok pesantren dan pendidikan keagamaan.

Berikut ini Pengurus RMI NU Cilacap Masa Hidmah 2018-2023:

Ketua: KH. Ahmed Shoim El Amin, M.H.
Wakil Ketua: KH. Mustajib Djarir
Wakil Ketua: K. Solehudin
Wakil Ketua: K. Qomarudin
Wakil Ketua: K. Kosimin

Sekretaris: K. Ubaidillah Sahal Ghozali
Wakil Sekretaris: K. Ircham

Bendahara: KH. Drs. Mohammad Mudasir
Wakil Bendahara: Ny. Hj. Muyassarah M.S.i
Wakil Bendahara: Ny. Amanah Solihah

Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama emiliki beberapa misi, antara lain: Meningkatkan kualitas peran pesantren sebagai pusat kaderisasi ulama yang intelektual.

Menjadikan pesantren sebagai pusat pembentukan karakter bangsa yang berbudi luhur. Menjadikan pesantren sebagai pusat pengembangan ekonomi kerakyatan. Dan Meningkatkan kualitas tatakelola pesantren sebagai lembaga yang maju dan dinamis.

Di dalam pondok pesantren pendidikan yang didapatkan bukan sebatas teori, namun juga praktik beragama. Pesantren merupakan tempat penanaman nilai-nilai moral yang mampu membentuk jatidiri manusia yang berbudi luhur.

Pondok pesantren merupakan wadah santri menimba ilmu pengetahuan (keagamaan) setiap hari selama bertahun-tahun dibawah kepemimpinan kyai. Prinsip-prinsip dasar yang ditanamkan dalam dunia pesantren adalah tathawwur (berkembang secara gradual), tawasuth (moderat), tawazun (harmonis-seimbang), I’tidal (lurus) dan tasamuh (toleran) dengan berpihak pada nilai-nilai permusyawaratan dan keadilan dalam orientasi kemaslahatan umum.

Setiap pesantren memiliki karakteristik tersendiri walau unsur-unsurnya sama. Keragaman karakteristik ini merupakan kekuatan dan sekaligus keunikan.

Unsur-unsur dasar yang membentuk lembaga pondok pesantren adalah kyai, masjid, asrama, santri dan kitab kuning. Kyai menempati posisi sentral dalam lingkungan pesantren, karena ia bias sebagai pemilik, pengelola, dan pengajar, serta imam pada acara-acara keagamaan yang diselenggarakan.

Unsur lainnya (masjid, asrama, santri, dan kitab kuning) bersifat subside, dibawah kendali kyai. Dengan unsure-unsur yang dimilikinya, pondok pesantren telah menjadi pusat pembelajaran (training centre) dan pusat kebudayaan (cultural centre).

About admin

Admin Utama Situs Islam Aswaja: menghadirkan aktivitas Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Cilacap --juga Organisasi di tingkat bawahnya, termasuk Lembaga dan Badan Otonom NU-- secara Online. Salam Perjuangan untuk Pengkhidmatan yang Berkelanjutan. Terima kasih atas kunjungan Anda semuanya. Dan silahkan datang kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

11 − four =