Padi Organik Sidareja Untuk Kemandirian Pangan Yang Sehat

NU CILACAP ONLINE – Padi organik yang ditanam oleh Kadang Tani Sarwo Tulus Sidareja merupakan ikhtiar untuk mewujudkan kemandirian pangan yang lebih sehat. Demikian ungkap Ketua MWCNU Sidareja HM Sunardi Iwan Susanto, di Kantor Sekretariat Bersama MWCNU Sidareja, Rabu (15/3/2022).

“Kami bertekad untuk terus mengupayakan agar tanam padi organik di Sidareja bisa terlaksana dari musim tanam satu ke musim tanam selanjutnya. Untuk saat ini, lahan masih terbatas intern yang dikelola Lembaga Pengembangan Pertanian NU bersama Kadang Tani Sarwo Tulus Sidareja,” katanya.

Dikatakan HM Sunardi Iwan Susanto, gerakan menanam padi organik berawal dari Kader Penggerak Pertanian NU yang sudah mengikuti pendidikan. Ada beberapa kader di beberapa Ranting NU. Dan yang sudah siap panen padi organik ada di Ranting NU Penyarang.

“Prinisipnya kami berusaha, masalah hasil nomor dua. Kami ikhtiar lahir batin dalam penanaman padi organik ini sebagai bagian dari kampanye tumbuhnya kemandirian pangan yang sehat, khususnya di lingkungan NU Sidareja,” tegas HM Sunardi Iwan Susanto.

Baca juga LPP MWCNU Kroya Gelar Panen Perdana Padi Organik

Luas lahan padi organik Sidareja awalnya, hanya sekitar 100 ubin, dan hari ini sudah mencapai 700 ubin dan siap panen. HM Sunardi Iwan Susanto berharap setelah panen bulan Maret 2023 ini, akan semakin bertambah.

“Untuk varietas padi organik Sidareja yang ditanam padi Rojolele, karena disamping kualitasnya bagus, juga pulen dan wangi,” tegasnya.

Mental Petani Harus Kuat

Ketua Kadang Tani Sarwo Tulus Kabupaten Cilacap Ahmad Fauzan menegaskan bahwa padi organik seperti yang sudah diujicoba di Sidareja, akan terus dikembangkan penanamannya di sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap, seperti Kawunganten, Kampunglaut, Majenang, Sampang di wilayah lain.

Ahmad Fauzan, yang juga anggota Lembaga Pengembangan Pertanian NU Cilacap menegaskan bahwa yang paling pokok dalam proses penanaman padi organik adalah mental petani yang kuat dan tanah uji.

“Tanpa mental yang kuat, petani padi organik akan mudah tumbang di tengah jalan. Mental ini harus berangkat dari sikap dan tekad mandiri; ya kemandirian itu sendiri memang harus diawali dari pemikiran,” tegas Ahmad Fauzan.

Sambung Rasa Pertanian Padi Organik Sidareja

Panen Raya Padi Organik Sidareja dilaksanakan Rabu 15 Maret 2023 di Penyarang. Diawali dengan pertemuan sambung rasa yang dilaksanakan sebagai pengantar pelaksanaan Panen Raya.

Hadir dalam agenda sambung rasa pertanian padiorganik sidareja antara lain KH Agus Salim Imamudin, KH Muadibus Sibyan dan Khazam Bisri dari PCNU Cilacap dan H Ir Susilan Ketua LPPNU Cilacap.

Juga hadir Saiful Mustain Wakil Ketua DPRD Cilacap, Sekcam Sidareja Rom Muhdlori dan penyuluh pertanian Bambang, Para Pengurus MWCNU Sidareja dan sejumlah Pengurus Ranting NU di Sidareja.

Sekcam Sidareja Rom Muhdori mendorong kepada peserta sambung rasa; demi hasil yang berkualitas, para petani untuk lebih percaya diri. Penyuluh pertanian Sidareja juga menyambut baik program padi organik.

“Kesulitan-kesulitan harus dipecahkan dengan kemauan untuk menambah pengetahuan dan ilmu seputar padi organik. Kami mendukung baik peralihan ke padi orgaanik agar tercipta ketahanan dan kemandirian pangan yang lebih sehat,” tegas Rom Muhdori.

Sambung rasa pertanian padi organik dilanjutkan dengan perjalanan menuju lokasi panen Raya Padi Organik Sidareja di wilayah Ranting NU Penyarang. (Munawar AM).

Baca juga LPP MWCNU Sampang Sukses Panen Perdana Padi Sistem Organik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button