Musholla Al Bahri Cikuya Peringati Isra Mi’raj dan Potong Tumpeng

NU CILACAP ONLINE –  Prosesi potong tumpeng mengisi rangkaian acara yang di Musholla Al Bahri Cikuya, Kamulyan, Bantarsari, Cilacap; dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Musholla Al Bahri Ckuya yang dilaksanakan pada hari Selasa (08/02); sekaligus menandai peresmian Musholla Al Bahri.

Berbagai kegiatan mengiringi pelaksanaan peringatan Isra Mi’raj sehingga menjadikan momen tahunan ini semakin meriah seperti;  khatmil Quran, tampilan santri Al Bahri yang membawakan hapalan suratan pendek; juga syiiran Jawa serta tampilan grup rebana.

Acara ini tidak hanya dihadiri oleh wali santri, tetapi juga para tokoh agama setempat, jajaran pengurus NU Ranting Kamulyan; juga pemerintah Desa Kamulyan. Hadir sebagai pembicara pengasuh Pesantren Alfalah Kalisabuk Kiai Agus Ahmad Arsyad Muzakki dan KH Ahmad Dumairi dari Bantarsari.

Isra Mi’raj menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam. Karena dalam peristiwa itu, Nabi Muhammad mendapatkan wahyu tentang pensyariatan shalat lima waktu, memperoleh keistimewaan dari Allah untuk melakukan perjalanan mulia bersama Malaikat Jibril, bertemu dengan nabi-nabi terdahulu, melihat surga dan neraka, dan juga ‘berjumpa’ dengan Allah. Baca : Membersihkan Hati (Hikmah Isra’ Mi’raj)

Sejarah Musholla Al Bahri

Pengasuh Musholla Al Bahri Cikuya Kiai Imam Mustholih saat ditemui NU Cilacap Online menceritakan awal mula berdirinya Musholla Al Bahri ini.

”Berawal dari kegiatan ngaji anak-anak dan warga kampung sekitar. Seiring berjalanya waktu semakin bertambah pula anak-anak bahkan orang tua yang ikut mengaji di rumah, “ tuturnya

Dengan bertambahnya santri yang mengaji, tempat menjadi kurang untuk menampung santri yang mengaji, sehingga ada jama’ah yang simpatik untuk membangun Musholla.

“Pak Nasir adalah orang pertama yang memberikan sebidang tanahnya untuk diwakafkan pembangunan Musholla. Seiring waktu kami bersama masyarakat hingga jajaran pemerintah saling bersinergi,” katanya.

Kemudian, pada tahun 2019, mulailah pelaksanaan pembangunan Musholladan bisa rampung; kemudian malam hari ini bisa mengadakan peresmian bersamaan dengan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Khatmil Qur’an.

Melalui sambutanya Kiai Imam Mustolih menyampaikan rasa syukur serta terimakasih banyak kepada semua pihak yang membantu baik baik, pikiran, tenaga serta sebagian rizki. Ia berharap dengan adanya Musholla Al Bahri, mudah-mudahan mendatangkan manfaat mustamirah fiddunya hattal akhirah (manfaat berkesinambungan dari dunia sampai akhirat).

Kontributor: Mungalim
Editor: Naeli Rokhmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button